Yield Obligasi AS Turun, Rupiah Lanjut Menguat di Selasa Pagi

mampu melanjutkan tren pada awal Selasa (27/2) ini usai yield Paman Sam bergerak turun. Seperti dilaporkan Index, Garuda membuka transaksi hari ini dengan menguat 8 poin atau 0,06% ke level Rp13.652 per AS. Sebelumnya, spot sudah ditutup naik 8 poin atau 0,06% di posisi Rp13.660 per AS pada akhir dagang Senin (26/2) kemarin.

“Sentimen eksternal masih menjadi pendorong utama keperkasaan rupiah atas dolar AS,” tutur Analis Monex Investindo Futures, Faisyal, seperti dikutip Kontan. “Indeks dolar AS mengalami koreksi sejak perdagangan kemarin setelah yield obligasi Paman Sam bergerak turun, yang berada di posisi 2,88% pada akhir pekan lalu.”

Senada, Ekonom Bank Central Asia, David Sumual, memprediksi bahwa pada hari ini, mata uang Garuda berpeluang kembali menguat meski terbatas. Menurutnya, penguatan rupiah hanya karena teknikal setelah hampir sepekan lalu sudah bergerak melemah. “Keunggulan rupiah terhadap belum terlalu signifikan mengingat belum ada data positif dari dalam negeri,” kata David.

Sementara, dari sentimen eksternal, pergerakan rupiah diprediksi akan disetir oleh testimoni perdana Jerome Powell sebagai Gubernur Federal Reserve di hadapan Kongres AS pada Selasa waktu setempat. Pidato Powell ini dinanti karena investor mengharapkan kepastian mengenai arah kebijakan bank sentral AS selanjutnya. Selama ini, pengganti Janet Yellen itu lebih dikenal kerap mengambil kebijakan yang dovish.

“Di tengah kondisi yang minim data seperti sekarang ini, mata uang Garuda tengah menantikan beberapa katalis positif, seperti rilis data inflasi dalam negeri yang dijadwalkan 1 Maret mendatang,” sambung David. “Karena itu, untuk perdagangan hari ini, rupiah kemungkinan bergerak di kisaran Rp13.620 hingga Rp13.680 per dolar AS.”

Dari , pergerakan tiga indeks acuan di bursa Wall Street berhasil menguat pada akhir perdagangan Senin atau Selasa pagi WIB, memulihkan sebagian besar penurunan yang ditimbulkan dalam aksi jual awal bulan ini. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menanjak 1,58% atau 399,28 poin di level 25.709,27, indeks S&P 500 menguat 1,18% atau 32,3 poin di 2.779,6, sedangkan indeks Nasdaq Composite berakhir menguat 1,15% atau 84,07 poin di level 7.421,46.

Loading...