WGC Berupaya Menciptakan Standar Logam Mulia Untuk Keuangan Syariah

World Gold Council (WGC) memelopori upaya untuk menciptakan suatu standar global dalam pemanfaatan logam mulia dalam sistem keuangan Islami agar lebih efisien. Hal itu dilakukan dengan menyisihkan perselisihan antara madzhab, dan menciptakan standar kesepakatan bersama.

WGC dengan 18-anggota bersama Amanie Advisors mengeluarkan draf konsultasi pada bulan November untuk para profesional keuangan Syariah dan praktisi. WGC juga telah mengadakan pertemuan bilateral dengan bank-bank dan perusahaan-perusahaan pengelola dana investasi.

Template tersebut akan mendorong pertumbuhan berbasis emas”, kata Natalie Dempster, yang berbasis di London direktur bank sentral dan kebijakan publik, mengatakannya dalam sebuah wawancara email dengan 24 Desember lampau.

Saat ini US$ 2 Triliun volume industri keuangan Islam mengalami pelambatan, dan penjualan sukuk goyah. Standar baru bisa disambut sebagai persepsi Shariah-compliance di Asia dan Timur Tengah yang selama ini terhambat pertumbuhannya karena perbedaan pandangan.

Intelektual Islam dari firma hukum Malaysia Lee Hishammuddin Allen & Gledhill mengatakan ada perselisihan pendapat tentang apakah komoditas tersebut dapat digunakan sebagai underlying asset obligasi syariah.

“Dampak dari standar tersebut bisa menambah keragaman yang lebih besar dan confidence untuk peluang investasi,” kata Samina Akram, direktur konsultan Samak Ethical Finance Ltd yang berbasis di London. “Hal ini bahkan dapat membuka pintu untuk emiten dan yang mungkin sebelumnya tidak menganggap keuangan Islam sebagai sarana untuk meningkatkan modal.”

Loading...