Visa Bakal Sediakan Pembayaran Kredit di Gojek dan Grab

Visa - www.marketwatch.comVisa - www.marketwatch.com

JAKARTA – Penyedia layanan pembayaran , , dikabarkan sedang berdiskusi dengan Gojek dan Grab, ojek berbasis online, yang bakal memungkinkan pembayaran dengan sistem mencicil, dengan tujuan menjangkau lebih banyak . Visa bergerak karena bank konvensional dan layanan kredit Indonesia ‘terlalu lambat dan terkesan eksklusif’.

Dalam gelaran Indonesia Banking Expo 2019, Presiden Direktur Visa Indonesia, Riko Abdurrahman, dilansir Nikkei, mengatakan bahwa mitra bank Visa menghadapi kesulitan dalam memberikan pinjaman kepada perusahaan kecil hingga menengah karena peraturan perbankan yang kaku dan potensi risiko yang besar. Nah, kolaborasi antara Visa dengan Gojek dan Grab dapat membuka peluang tersebut.

Mengenai apakah Visa nantinya akan membawa opsi ‘pembayaran nanti’ ke layanan naik , dia menambahkan bahwa mereka akan melakukannya. Namun, dirinya masih belum memberitahu kapan layanan akan dimulai, karena itu masih dalam pembicaraan dengan kedua belah pihak. “Kita perlu mendorong inklusi keuangan lebih cepat,” tutur Abdurrahman.

saat ini, fasilitas pinjaman melalui mitra bank, terlalu lambat dibandingkan dengan pemain fintech dan perusahaan ride-hailing,” sambungnya. “Hanya ada 17 juta kartu kredit aktif di Indonesia, dengan populasi 265 juta orang. Satu orang mungkin memegang dua atau tiga kartu kredit, yang berarti bahwa hanya sekitar 8,5 juta orang saat ini memiliki akses ke fasilitas pinjaman gaya kredit. Visa juga hanya diterima oleh 1,1 juta pedagang di ini, sementara ada lebih dari 60 juta UKM.”

Baru-baru ini, Visa telah bermitra dengan pemberi pinjaman negara, BRI, dan agen perjalanan online Traveloka untuk meluncurkan Kartu PayLater untuk online dan offline. Juli lalu, mereka juga mengumumkan keikutsertaannya dalam putaran pendanaan F Gojek, tanpa mengungkapkan jumlah pasti yang diinvestasikan. Perusahaan ini pun berinvestasi di Grab yang berkantor pusat di Singapura.

Loading...