Arab Saudi Tutup Qatif Imbas Virus Corona, Rumah Minoritas Syiah

Pemerintah Arab Saudi telah menutup sementara wilayah Qatif, pusat minoritas Islam SyiahPemerintah Arab Saudi telah menutup sementara wilayah Qatif, pusat minoritas Islam Syiah - rmol.id

RIYADH – Pemerintah dikabarkan telah menutup sementara wilayah Qatif, pusat minoritas di tersebut. Meski diklaim sebagai langkah untuk menangkal penyebaran wabah virus corona, 11 dari lebih dari 200 kasus tercatat di kawasan tersebut, penduduk setempat mengatakan ini adalah bentuk diskriminasi oleh pemerintah yang mayoritas adalah Sunni.

Dilansir dari Deutsche Welle, pada Minggu (8/3) waktu setempat, Riyadh mengumumkan bahwa mereka menutup seluruh wilayah di timur negara tersebut sebagai langkah antisipasi penyebaran wabah virus corona. Wilayah Qatif, bagi minoritas Syiah di negara itu dan juga provinsi penghasil minyak, telah mencatat 11 kasus virus COVID-19.

Menurut laporan terbaru hingga hari Minggu, sudah ada 234 kasus virus corona yang dikonfirmasi di Arab Saudi, banyak yang diyakini telah dibawa ke negara itu dari negara tetangga, Iran, dengan banyak peziarah yang baru saja kembali dari negara mayoritas Syiah. “Mengingat bahwa semua 11 kasus positif yang tercatat dari virus corona baru berasal dari Qatif, telah diputuskan untuk sementara waktu menutup akses dari dan keluar Qatif,” ujar Kementerian Dalam Negeri di Riyadh.

Qatif telah menjadi rumah bagi kerusuhan sporadis sejak tahun 2011 silam, ketika para pemrotes menuntut lebih banyak kebebasan dari keluarga kerajaan Arab Saudi di tengah-tengah Musim Semi Arab. Pengunjuk rasa sekali lagi turun ke jalan sebagai tanggapan terhadap kuncian, menuduh pemerintah di Riyadh, yang didominasi Sunni, melakukan diskriminasi.

Sebelumnya, pemerintah Arab Saudi telah menutup situs-situs suci di dan dalam menanggapi wabah virus corona. Masih belum jelas apakah epidemi virus corona akan memengaruhi ziarah tahunan ke Mekah, perjalanan suci bagi umat Islam dan sumber pendapatan utama bagi kerajaan. Sementara itu, Grand Prix Formula 1 yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 20 hingga 22 Maret mendatang, akan diadakan tanpa penonton.

Loading...