Disuntik Vaksin Pfizer, Rupiah Berakhir Menguat Tipis

Rupiah - bangka.tribunnews.comRupiah - bangka.tribunnews.com

JAKARTA – mampu mempertahankan posisi di teritori hijau pada Selasa (10/11) sore ketika calon yang dikembangkan Pfizer dan BioNTech diklaim memiliki tingkat keberhasilan lebih dari 90% untuk menghalau Covid-19. Menurut laporan Index pada pukul 14.59 WIB, Garuda ditutup menguat 7,5 poin atau 0,05% ke level Rp14.057,5 per dolar AS.

Sementara itu, data yang diterbitkan Bank Indonesia pukul 10.00 WIB tadi menetapkan referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) berada di posisi Rp14.015 per dolar AS, melonjak 157 poin atau 1,1% dari transaksi sebelumnya di level Rp14.172 per dolar AS. Di saat yang bersamaan, mayoritas mata uang Asia juga mampu mengungguli , menyisakan dolar Hong Kong yang turun tipis 0,01%.

Dikutip dari CNBC Indonesia, investor semakin berani memborong aset berisiko lantaran kabar terbaru menyebutkan bahwa calon vaksin yang sedang dikembangkan Pfizer dan BioNTech diklaim memiliki tingkat keberhasilan lebih dari 90% untuk menghalau virus corona. Kabar ini muncul di saat sejumlah obat-obatan dan pusat penelitian dunia berlomba untuk membuat vaksin yang aman dan efektif karena virus ini telah merenggut lebih dari 1,25 juta nyawa.

“Perkembangan terakhir tersebut menjadi hari yang indah bagi ilmu pengetahuan dan kemanusiaan,” tutur Chairman & CEO Pfizer, Albert Bourla. “Hasil pertama dari uji klinis fase tiga uji vaksin mengindikasikan kemampuan vaksin kami untuk mencegah Covid-19. Dengan ini, kami sudah makin dekat untuk menyediakan vaksin kepada masyarakat di seluruh dunia, dan diharapkan bisa membantu mengakhiri krisis kesehatan dunia.”

Kedua perusahaan tersebut berencana untuk mengajukan penggunaan darurat vaksin kepada Food and Drug Administration (FDA) AS pada pekan ketiga November 2020 mendatang. Pfizer dan BioNTech berencana memproduksi 50 juta dosis vaksin Covid-19 pada tahun ini dan 1,3 miliar dosis di tahun mendatang. Diketahui, keduanya sudah memulai uji klinis fase akhir pada Juli 2020 lalu.

Berbanding terbalik, aset aman seperti dolar AS dan yen , harus tersungkur pada hari Selasa, di tengah berita pengembangan vaksin virus corona yang meningkatkan optimisme pemulihan ekonomi . Mata uang Paman Sam terpantau melemah 0,055 poin atau 0,06% ke level 92,670 pada pukul 11.13 WIB, sedangkan yen naik tipis menjadi 105,07 terhadap greenback.

Loading...