Usung Skala 1:10, Harga Mainan RC Venom Creeper RTR Lebih dari Rp 3 Juta

RC Venom Creeper - id.pinterest.comRC Venom Creeper - id.pinterest.com

Mainan RC (remote control) RTR saat ini ternyata lebih dibandingkan kit. Oleh sebab itu sejumlah kabarnya menghentikan kit dan mulai membuat RC RTR. Akan tetapi balap high-spec umumnya masih tersedia atau hanya sebagai kit. RTR alias Ready to Run sudah dalam kondisi sudah dirakit, sehingga lebih cocok bagi penggemar pemula yang baru saja coba-coba memainkan RC dan ingin mencoba perangkat yang lebih sederhana. Salah satu yang bisa dipertimbangkan adalah tipe Venom Creeper RTR.

Venom Creeper adalah mainan remote control (RC) mobil dari Venom Group International yang mengusung skala 1:10. “Venom Creeper didesain untuk penggemar dan pemula R/C. Para penggemar Crawlers akan menyukai chassis yang . Penggemar berat akan menikmati realisme skalanya, dan para pemula akan menikmati betapa mudahnya Creeper dikemudikan,” demikian klaim Venom.

Venom Creeper kit termasuk mainan remote control yang cukup difavoritkan karena hadir dengan petunjuk yang mudah diikuti hingga body dari bahan polycarbonate yang dianggap realistik. Oleh sebab itu Venom Creeper dinilai dapat bersaing dengan produk-produk RC lainnya di kelas 2.2. Karena skalanya yang cukup bagus, RC Venom Creeper pun dijual cukup mahal di .

Sebagai informasi, Venom Creeper versi RTR (Ready to Run) Brushless dijual dengan harga sekitar Rp 3,5 jutaan untuk kondisi bekas (second). Mencari produk Venom Creeper RTR di Indonesia sendiri memang cukup sulit karena produk ini begitu disukai. Di web-web luar negeri, untuk varian Venom Power Creeper Safari 1/10th Competition RTR Rock Crawler saja dijual dengan harga USD 279,99 atau sekitar Rp 3,7 jutaan jika dirupiahkan.

Remote control Venom Creeper RTR didukung spesifikasi centered drive line yang menggabungkan poros penggerak teleskopik dan sendi penggerak VCD yang menawarkan kelancaran operasi, efisiensi maksimum, dan distribusi torsi yang seimbang. Sedangkan bagian sasis Creeper menggunakan desain suspensi 4-Link triangulasi dengan link yang lebih rendah sebagai ground dan obstacle clearance tambahan.

Loading...