Usung Konsep Serba Unik, Jumlah Cafe Baru di Daerah MERR Surabaya Terus Bertambah

Pawon Rempah Resto & Coffee - www.tripadvisor.co.idPawon Rempah Resto & Coffee - www.tripadvisor.co.id

Di daerah Middle East Ring Road (MERR) terdapat beberapa rekomendasi yang cozy alias nyaman untuk dijadikan tempat sekadar nongkrong sekaligus bersantap makanan bersama teman, kekasih, maupun . Beberapa kafe yang cukup populer di sekitar MERR, Jl. Dr. Ir. H. Soekarno antara lain De Pantry, Merr Fusion , Pawon Rempah Resto & Coffee, De Meer Caffe, Coffee Toffee Merr, 22 Home’s , hingga Milk Me .

Dari sekian banyak café yang ada di MERR Surabaya tersebut, bisa dibilang Milk Me adalah café yang konsepnya cukup unik dan berbeda dari kafe pada umumnya. Jika rata-rata kafe biasanya menyajikan -menu olahan kopi atau soda, Milk Me justru hadir sebagai kafe yang menyuguhkan berbahan dasar susu.

Di kafe yang terletak di Jl. Ir. Soekarno MERR IIC, Surabaya ini menu utamanya susu yang diolah menjadi berbagai rasa seperti karamel, strawberry, madu, cokelat, mocca, melon, hingga pisang. Karena mengutamakan soal rasa, Milk Me pun hanya memakai susu murni segar yang didatangkan langsung dari peternak susu.

“Biasanya paling sering disukai oleh pembeli adalah rasa coklat dan Vanilla, dan tak jarang setiap hari sabtu minggu pembeli selalu ramai mulai dari remaja dan keluarga,” kata Bakrie, karyawan Milk Me Kafe, seperti dilansir BeritaJatim. Tak hanya susu, di kafe yang buka mulai jam 12.00-22.00 WIB ini juga menyuguhkan menu sehat lainnya seperti salad yang terbuat dari campuran buah dan sayur dengan special dressing buatan sendiri atau menu seperti oatmeal, nasi goreng, dan sandwich goreng.

Sebagai kawasan di Surabaya, pertumbuhan kafe dan restoran di MERR sejak tahun 2016 lalu dilaporkan meningkat hingga 20%. Menurut Ketua Asosiasi Kafe dan Restoran (Apkrindo) Jatim, Tjahjono Haryono, jumlah pengusaha baru di sektor food and beverage terus bertambah, terutama di Surabaya dan Malang. “Kalau kami mengamati selama semester I (2016) ini ada 30 kafe restoran baru buka, atau dalam satu bulan bisa 8 restoran seperti di kawasan MERR Surabaya timur,” ucap Tjahjono.

Ia juga berpendapat banyak pengusaha melirik bisnis kafe dan restoran karena melihat masih adanya peluang di bisnis kuliner dibandingkan sektor usaha lainnya. Terlebih karena daya beli masyarakat pun dinilai masih cukup baik. “Selain itu di Surabaya, pengusaha melihat ada prospek yang bagus saat ada pengembangan infrastruktur atau akses jalan seperti di timur Surabaya. Bahkan investor asing pun masih melihat ruang untuk bermain bisnis di Surabaya,” ucapnya.

Loading...