Untuk Keabsahan Dokumen, Ini Biaya Legalisir Notaris

Ilustrasi: notaris melegalisir dokumenIlustrasi: notaris melegalisir dokumen

JAKARTA – Notaris menjadi salah satu sosok yang penting dalam suatu jual beli tanah dan . Salah satu tugas yang dilakukan notaris dalam jual beli tanah adalah melakukan pengesahan kecocokan fotokopi dengan surat asli atau biasa disebut legalisir. untuk legalisir notaris sendiri sebenarnya cukup terjangkau, di kisaran Rp200 ribuan, dengan waktu pengerjaan sekitar dua hari kerja.

Legalisir, atau legalisasi, sendiri adalah pengesahan sebuah dokumen yang ditandatangani oleh seorang notaris, setelah dokumen/surat tersebut dibacakan atau dijelaskan oleh notaris yang bersangkutan. Dengan demikian, notaris menjamin keabsahan tanda tangan dari para pihak yang dilegalisir tanda tangannya.

Legalisir notaris sendiri dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu legalisir tanda tangan saja, legalisir dengan mendaftarkan dokumen ke notaris atau register, dan legalisir pencocokan fotokopi dari sebuah dokumen. Untuk legalisir tanda tangan saja, notaris tidak bertanggung jawab terhadap isi dari suatu dokumen.

“Sementara, legalisasi mendaftar ke notaris yakni dokumen atau surat yang bersangkutan didaftar dalam buku khusus yang dibuat oleh notaris,” tulis Mitra Penerjemah. “Adapun legalisasi pencocokan fotokopi, adalah mencocokkan fotokopi suatu dokumen dengan aslinya, yang akan dicap di setiap halaman yang difotokopi dan dibubuhi paraf notaris.”

Selain untuk urusan jual beli tanah, legalisir notaris juga diperlukan untuk keperluan pergi ke luar negeri, terutama mengurus visa belajar. Untuk keperluan ini, sebelum legalisir notaris, dokumen seperti fotokopi ijazah, fotokopi transkrip nilai, ijazah terjemahan , fotokopi ijazah terjemahan bahasa , surat keterangan dari bank, serta form MCU yang asli sudah harus dipersiapkan.

“Usahakan cari notaris yang sudah terdaftar di Kemenhukam,” ujar salah satu pelajar Indonesia yang berkesempatan kuliah S2 di Taiwan. “Yang paling penting, kita deal dulu untuk pengesahan dokumen asli dan legalisir (pengesahan dokumen fotokopi). Kalau mau legalisir fotokopi, harus dibawa juga dokumen aslinya. Misal, saya legalisir ijazah dan transkrip, saya bawa aslinya karena mereka akan mencocokkan dokumen fotokopi dengan dokumen aslinya.”

Loading...