Untuk Biaya Penutupan Rekening, Berapa Saldo Minimal BritAma?

Saldo minimal yang harus mengendap pada rekening nasabah BritAma dari BRI adalah sebesar Rp50.000. - old.upeks.fajar.co.id

JAKARTA – Jika Anda menabung di bank, maka Anda diwajibkan untuk memiliki minimal dengan jumlah bervariasi. BritAma kepunyaan misalnya, menetapkan saldo minimal yang harus mengendap di rekening sebesar Rp50 ribu. Hal ini salah satunya sebagai antisipasi apabila suatu saat tidak lagi menggunakan rekening, maka saldo tersebut akan dipakai sebagai administrasi penutupan rekening.

“Pemberlakuan kewajiban adanya saldo mengendap di rekening dilakukan dengan tujuan mengantisipasi jika suatu saat nasabah tidak lagi menggunakan rekening, maka dana yang tersisa dapat dipergunakan bank sebagai biaya administrasi penutupan rekening,” jelas Corporate Secretary Bank Mandiri, Rohan Hafas, seperti dikutip . “Nasabah akan dikenakan denda jika saldo di bawah minimal, dengan nilai yang beragam.”

Sementara, Group Head Retail Deposit Bank Syariah Mandiri (BSM), Dewa Bagus Ivan Baruna, menuturkan bahwa kewajiban meninggalkan saldo mengendap di rekening tabungan memiliki nilai edukasi bagi masyarakat. Menurutnya, bahwa selain menabung, rekening tabungan juga harus dioptimalkan semaksimal mungkin untuk memfasilitasi segala kebutuhan terkait dengan aktivitas keuangan.

BritAma sendiri, seperti dikatakan sebelumnya, menetapkan saldo minimal yang harus mengendap di rekening sebesar Rp50.000. Jika masyarakat ingin menabung di BritAma, maka setoran awal dikenakan sebesar Rp250.000 untuk Kartu Classic atau Rp500.000 untuk Kartu Gold, dengan setoran selanjutnya minimal Rp10.000 dan biaya administrasi sebesar Rp11.000 hingga Rp12.000 per bulan.

Beberapa waktu lalu, BRI dikabarkan akan menggunakan sertifikat elektronik (digital signature) sebagai solusi atas kebutuhan pengesahan dokumen pembukaan rekening maupun perbankan lainnya. Untuk tahap awal sertifikat elektronik ini, akan diterapkan BRI pada fitur pembukaan rekening BritAma melalui aplikasi digital BRI Mobile.

“Melalui pemanfaatan sertifikat elektronik ini, BRI meningkatkan keabsahan, perlindungan, dan keamanan rekening nasabah,” ujar Direktur Utama BRI, Suprajarto. “Keamanan transaksi seluruh nasabah BRI akan semakin terjamin karena aktivitas perbankan yang dilakukan, khususnya pembukaan rekening melalui aplikasi digital, akan dilegitimasi menggunakan sertifikat elektronik yang diterbitkan BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara).”

Loading...