Unicode Consortium Akhirnya Luncurkan Emoji Perempuan Berjilbab

Emoji Perempuan Berjilbab - www.braito.co.idEmoji Perempuan Berjilbab - www.braito.co.id

Kabar gembira bagi Anda yang suka menggunakan emoji ketika berkirim pesan, baik melalui aplikasi BlackBerry Messenger, WhatsApp, atau Telegram. Pasalnya, pada bulan Juni tahun 2017 ini, Unicode Consortium selaku lembaga yang bertanggung jawab atas pembuatan emoji telah meresmikan Unicode Standard 10.1 yang menampilkan tidak kurang dari 69 emoji baru. Nah, salah satu emoji baru yang ditampilkan oleh tersebut adalah perempuan berkerudung atau berjilbab.

“Pembaruan emoji ini mencerminkan (kesediaan kami untuk memenuhi) yang dimasukkan sepanjang tahun 2016 lalu,” jelas Presiden Unicode Consortium, Mark David, kepada Emojipedia pada bulan Maret lalu. “Emoji baru sudah final dan siap dirilis pada bulan Juni, sehingga dengan begitu, vendor punya cukup waktu untuk menyiapkan dan kodenya.”

Nah, khusus untuk emoji perempuan berjilbab, emoji ini disarankan oleh remaja muslimah berusia 15 tahun bernama Rayouf Al Humedhi pada tahun 2016 lalu. Pasalnya, dirinya merasa ‘terasing’ ketika teman-teman non-muslim menggunakan emoji untuk mewakili diri mereka ketika berkirim pesan melalui aplikasi WhatsApp.

“Teman-teman saya, yang tidak mengenakan jilbab, mereka menemukan sesuatu (yang identik dengan diri mereka),” katanya seperti dikutip dari Washington Post. “Untuk saya? Saya harus memilih untuk tidak menggunakan seorang wanita berjilbab. Pasalnya, tidak ada yang seperti itu.”

Gayung bersambut, tidak butuh waktu lama, ide remaja ini langsung mendapat dukungan luar biasa dari pengguna atau netizen. Salah satu dukungan datang dari co-founder Reddit, Alexis Ohanian. Keduanya pun akhirnya bekerja sama untuk meluncurkan petisi di laman Change.org. “Emoji hijab ini merupakan bukti langkah maju dalam toleransi dan keragaman dan memiliki arti spiritual bagi jutaan perempuan di seluruh dunia,” sambungnya.

Penggunaan emoji sendiri makin populer dengan meningkatnya ketersediaan aplikasi komunikasi atau pesan seperti BlackBerry Messenger, WhatsApp, maupun Telegram. Belakangan, emoji ini juga kerap digunakan di sosial, seperti Facebook, Twitter, dan Instagram. “Emoji bisa menambah aspek personalitas pada percakapan berbasis teks,” ujar pendiri Emojipedia, Jeremy Burge.

Loading...