Unggulkan Nilai-Nilai Islami, Ini Biaya SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta

SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta - sketsanews.comSMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta - sketsanews.com

Dikenal memiliki beragam unggulan, terutama yang berkaitan dengan nilai-nilai Islami, membuat SMA Muhammadiyah 1 selalu dibanjiri peminat ketika memasuki tahun ajaran baru. Selain itu, daya tarik ini juga terletak pada yang cukup terjangkau, yaitu mulai Rp650 ribuan per bulan untuk biaya SPP.

Seperti dilansir dari situs resminya, biaya sekolah di SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta terdiri atas Dana Pengembangan Pendidikan (DPP), SPP per bulan, serta Dana Kegiatan (DKS) untuk satu tahun. Biaya DPP dipatok Rp8.500.000 untuk Gelombang I, Rp9.000.000 untuk Gelombang II, dan Rp9.500.000 untuk Gelombang III. Sementara, biaya DKS sebesar Rp6.260.000 untuk putra atau Rp6.450.000 untuk putri, sedangkan SPP per bulan mulai Rp650.000.

“Selain itu, bagi calon peserta didik yang memiliki prestasi di tingkat provinsi, nasional, , dan memenuhi kriteria yang disebutkan, berpeluang memperoleh program beasiswa,” ujar Darmansyah, SH, selaku wakil kepala sekolah bidang kesiswaan sekaligus ketua panitia PPDB tahun ajaran 2018/2019. “Tentunya, akan ada seleksi yang akan diproses oleh panitia.”

SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta sendiri membuka program MIPA dengan daya tampung 288 peserta didik dan program IPS dengan daya tampung 108 peserta didik. Untuk bisa melanjutkan pendidikan di sekolah ini, calon siswa perlu membayar biaya registrasi sebesar Rp200.000, mengisi formulir , serta mengikuti tes seleksi yang meliputi tes , tes wawancara , dan tes wawancara kepribadian.

Khusus untuk tahun akademik 2018/2019, SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta membuka pendaftaran siswa baru yang terbagi menjadi tiga gelombang. Penerimaan Gelombang I dibuka pada tanggal 2 Januari hingga 17 Februari 2018, Gelombang II dibuka tanggal 19 Maret hingga 19 Mei 2018, sedangkan pendaftaran Gelombang III dibuka mulai 28 Juni hingga 6 Juli 2018.

“Saya dari Subang. Dulu, anak saya yang pertama merupakan alumni di sini, dan Alhamdulillah diterima di perguruan tinggi negeri tanpa tes pada tahun 2015 lalu,” tutur Agus Prabonto, S.Hut, salah seorang orang tua calon peserta didik. “Alasan saya mendaftarkan putra saya di sini karena Yogyakarta merupakan kota pendidikan. Selain itu, SMA ini memberikan pendidikan berwawasan keislaman, sehingga tidak lepas dari syariat agama dan akhlak siswa lebih terpupuk.”

Loading...