Turun 15 Poin, Rupiah Melemah di Akhir Pekan

Jakarta – Jumat (12/8) Garuda melemah di akhir perdagangan pekan ini. Berdasar data dari Index, nilai tukar rupiah turun 15 poin atau 0,11 persen ke posisi Rp 13.118 per AS. Tampaknya rupiah masih melanjutkan tren pergerakan di zona merah sejak awal perdagangan hari ini. Pagi tadi rupiah dibuka melemah 9 poin atau 0,07% sebesar Rp 13.112 per AS.

Pada akhir pekan ini rupiah diperdagangkan di kisaran 13.106 – 13.125 per dolar AS. Selain rupiah, rupanya yen dan juga ikut tergerus kekuatan dolar AS. USD unggul 101,83 dari yen, sedangkan melemah 1,1139 usai sebelumnya naik pada posisi 1,1192.

Data penjualan ritel AS dan serangkaian indikator China yang akan dirilis hari ini rupanya menjadi perhatian pasar. Kekhawatiran tentang perkembangan China yang sedang melambat rupanya jadi salah satu bahan pikiran para investor. Terutama karena China jadi salah satu negara penyumbang terbesar untuk pertumbuhan global.

Sementara itu Presiden Fed San Fransisco, John Williams mengungkapkan pada Washington Post bahwa sebaiknya menaikkan suku bunga tahun ini karena ada peningkatan di sektor dan kemungkinan angka inflasi lebih tinggi.

Sedangkan pasar dalam negeri masih menanti perkembangan rencana sehubungan dengan penurunan pajak penghasilan badan.

Research and Analyst PT Monex Investindo Futures Vidi Yuliansyah memperkirakan jika rupiah masih berpotensi untuk menguat walaupun tipis. Pasar melihat risiko yang terjadi karena turunnya komoditas seperti dunia.

Loading...