Beri Deadline, Trump Dukung Microsoft Beli TikTok

Ilustrasi: Donald Trump & aplikasi TikTokIlustrasi: Donald Trump & aplikasi TikTok

WASHINGTON – , , mengatakan bahwa dirinya akan mendukung atau AS ‘aman’ lainnya yang berencana untuk membeli TikTok, asal yang saat ini tengah booming. Namun, dia menegaskan bahwa penjualan harus paling lambat 15 September 2020, atau aplikasi tersebut tidak akan diizinkan untuk beroperasi di AS.

Dilansir Deutsche Welle, Trump mengatakan kepada wartawan di Gedung Putih bahwa TikTok, yang dimiliki oleh ByteDance yang berbasis di Beijing, akan diblokir di Negeri Paman Sam jika tidak dijual ke perusahaan AS pada batas yang telah ditetapkan. Dia pun berujar dirinya tidak keberatan jika Microsoft melakukan pembelian. “Anda tidak dapat dikontrol, karena alasan keamanan, oleh China. Terlalu besar, terlalu invasif,” tandas Trump.

Tak hanya itu, dia pun ingin kesepakatan tersebut nantinya dapat menguntungkan Departemen Keuangan AS. Dia sendiri mengaku sudah berbicara dengan kepala Microsoft dan percaya bahwa pembelian total aplikasi, daripada angka 30% yang disebutkan oleh Microsoft, akan ‘lebih mudah’. Meskipun sebelumnya mengkritik aplikasi tersebut, Trump mengakui TikTok merupakan hot merk dan sebuah aset besar.

Washington mengklaim bahwa TikTok adalah ancaman keamanan, dan penggunaannya telah dilarang oleh militer. Sekretaris AS, Mike Pompeo, pada hari Minggu (2/8) mengatakan ada ‘masalah keamanan yang luas’. “Bisa jadi pola pengenalan wajah mereka, bisa jadi informasi tentang tempat tinggal mereka, nomor telepon mereka, teman-teman mereka, atau dengan siapa mereka terhubung. Itulah masalah-masalah yang telah dijelaskan oleh Presiden Trump yang akan kita tangani,” ujar Pompeo.

TikTok adalah aplikasi yang memungkinkan pengguna membuat video pendek dan sangat di kalangan remaja dan kaum muda. Namun, sang pemilik, Bytedance, telah mendapat kecaman dari beberapa kritikus yang mengatakan aplikasi tersebut mengumpulkan sejumlah besar data pribadi dari pengguna. Trump pertama kali mengumumkan dia mempertimbangkan untuk melarang aplikasi tersebut minggu lalu, lalu Microsoft mengatakan bahwa mereka sedang dalam pembicaraan dengan TikTok tentang akuisisi tersebut.

Loading...