Trump Dilaporkan Bugar, Rupiah Berakhir Menguat

Rupiah menguat pada perdagangan Senin (5/10) sore - www.beritasatu.com

JAKARTA – Rupiah mampu menjaga posisi di teritori hijau pada Senin (5/10) sore ketika sentimen positif menyelimuti aset berisiko menyusul kondisi Presiden AS, Donald Trump, yang dilaporkan sedikit membaik setelah terinfeksi -19. Menurut catatan Index pada pukul 14.59 WIB, Garuda ditutup 64,5 poin atau 0,43% ke level Rp14.800 per dolar AS.

Sementara itu, data yang dirilis Bank pukul 10.00 WIB tadi menetapkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) berada di posisi Rp14.867 per dolar AS, menguat 23 poin atau 0,15% dari transaksi sebelumnya di level Rp14.890 per dolar AS. Di saat yang bersamaan, mayoritas mata uang Asia sanggup mengalahkan greenback, dengan kenaikan tertinggi sebesar 0,86% dialami rupee India.

Kurs Benua Kuning mampu bergerak positif memanfaatkan permintaan terhadap dolar AS yang cenderung menurun ketika para investor menantikan kondisi terbaru Donald Trump, yang sebelumnya dikabarkan terinfeksi virus . Mata uang Paman Sam terpantau melemah 0,118 poin atau 0,13% ke level 93,726 pada pukul 11.35 WIB.

Menurut Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, sentimen positif saat ini memang memayungi aset berisiko. Pasar mendapatkan kabar dari dokter kepresidenan bahwa kondisi Donald Trump membaik dan bisa keluar dari RS paling cepat hari Senin ini. “Namun demikian, pasar masih mewaspadai isu tersebut,” katanya.

Dilansir dari Reuters, hanya beberapa minggu sebelum pemilihan presiden 3 November, Trump diterbangkan ke rumah sakit karena virus corona, menambah lapisan ketidakpastian dan volatilitas pasar saat calon incumbent berusaha untuk menangkis penantang dari Demokrat, Joe Biden. Dokter yang merawat Trump baru-baru ini mengatakan, mereka sedang memantau kondisi paru-parunya setelah dia menerima oksigen tambahan.

“Dengan tidak banyak indikator utama yang dirilis minggu ini, fokus utama tertuju pada penyakit Trump,” tutur kepala di Sumitomo Mitsui Bank, Daisuke Uno. “Ada banyak informasi tentang parahnya kondisinya, sehingga sulit bagi pelaku pasar untuk bergerak. Sebelumnya, beberapa pedagang membeli kembali dolar AS dan berjangka AS setelah berita menyebutkan Trump meninggalkan rumah sakit. Namun, saya tidak berpikir itu berarti dia telah sembuh total.”

Loading...