Debat Trump-Biden Panas, Rupiah Berakhir Menguat

Rupiah - nusantara.newsRupiah - nusantara.news

JAKARTA – mampu menghijau pada Rabu (30/9) sore ketika perhatian pasar tertuju pada debat pertama calon yang dikabarkan berlangsung panas dan cenderung kacau. Menurut paparan Index pada pukul 14.58 WIB, Garuda berakhir menguat 15 poin atau 0,1% ke level Rp14.880 per AS.

Sementara itu, data yang diterbitkan Bank Indonesia pukul 10.00 WIB tadi menetapkan referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) berada di posisi Rp14.918 per dolar AS, menguat tipis 2 poin atau 0,01% dari transaksi sebelumnya di level Rp14.920 per dolar AS. Di saat yang bersamaan, sejumlah mata uang Asia juga mengungguli , termasuk dolar Taiwan, won Korea Selatan, dan yuan China.

Fokus pasar saat ini memang tengah tertuju pada debat pertama calon presiden AS antara Donald Trump dan Joe Biden. Dilansir dari Kompas, suasana terlihat ‘panas’ dengan Biden mempertanyakan kebijakan pemerintahan Trump saat ini dalam usaha penanganan virus corona di Negeri Paman Sam. Bahkan, dikutip dari CNN, Biden menyebut Trump seorang pembohong, menuding calon petahana sebenarnya tahu bagaimana berbahayanya virus tersebut tetapi enggan memberitahu rakyatnya.

“Fokus pelaku pasar hari ini mengarah ke debat calon presiden di Amerika Serikat antara Donald Trump dan Joe Biden,” tutur Senior Portfolio Manager Rockefeller & Co. LLC, Jimmy Chang, dikutip dari Bisnis. “Skenario Partai Demokrat memenangkan kursi di Kongres AS dan Gedung Putih terbuka lebar. Jika terjadi, pajak dapat ditingkatkan untuk menambah stimulus yang dapat menyeimbangkan pelemahan dolar AS sejak awal tahun ini.”

Dari pasar , pergerakan indeks dolar AS sedikit berubah dalam perdagangan Asia pada hari Rabu, saat para pedagang menilai debat pertama yang sengit antara Trump dan Biden menjelang pemilihan presiden AS pada 3 November mendatang. Mata uang Paman Sam terpantau menguat 0,126 poin atau 0,13% ke level 94,017 pada pukul 14.52 WIB.

Selain debat, disalin Reuters, stimulus bantuan virus corona juga menjadi perhatian, ketika Ketua DPR AS, Nancy Pelosi, mengatakan pada hari Selasa (29/9) bahwa dia berharap memiliki kesepakatan bantuan virus corona dengan Gedung Putih dalam minggu ini, setelah berbicara dengan Menteri Keuangan AS, Steve Mnuchin, dan membuat rencana untuk pembicaraan lebih lanjut pada hari ini.

Loading...