Tren Positif Terhenti, Rupiah Drop di Jumat Sore

Rupiah - geotimes.co.idRupiah - geotimes.co.id

JAKARTA – ternyata harus berbalik ke teritori merah pada Jumat (22/3) sore, meski indeks AS juga cenderung bergerak lebih rendah, sekaligus mengakhiri penguatan lima hari beruntun. Menurut catatan Index pada pukul 15.21 WIB, Garuda 23 poin atau 0,17% ke level Rp14.163 per dolar AS.

Sebelumnya, selama lima hari berturut-turut, rupiah mampu mengungguli indeks dolar AS. sendiri mencatat, hingga tanggal 19 Maret kemarin, mata uang domestik mengalami penguatan sebesar 1,05% secara point-to-point dan 0,85% secara rerata. Penguatan rupiah sebagian besar didukung aliran asing ke dalam negeri dan hasil rapat kebijakan .

Dari , indeks dolar AS sebenarnya juga harus menahan kenaikan pada hari Jumat, sedangkan pound sterling menguat tipis di tengah berita bahwa Inggris dapat meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan Brexit pada tanggal yang sedikit mundur. Mata uang Paman Sam terpantau melemah 0,117 poin atau 0,18% menuju level 96,318 pada pukul 11.00 WIB.

Seperti diberitakan Reuters, greenback telah rebound sekitar 0,75% semalam setelah terdepresiasi ke level terendah enam minggu pada hari Rabu (20/3) menyusul kabar bahwa Federal Reserve akan menahan suku bunga acuan sepanjang sisa tahun ini. Di sisi lain, Inggris dilaporkan dapat meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan Brexit pada 12 April jika anggota parlemen pekan depan menolak perjanjian Perdana Menteri Theresa May dengan Brussels.

Perdana Theresa May pada hari Jumat waktu setempat menyambut keputusan Uni Eropa untuk menunda Brexit, mengatakan bahwa anggota parlemen Inggris sekarang memiliki pilihan yang jelas tentang apa yang harus dilakukan selanjutnya. Pihak Uni Eropa juga memberikan tambahan waktu dua bulan, sampai 22 Mei, jika May mampu memenangkan voting minggu depan di parlemen.

“Apa yang digarisbawahi keputusan hari ini adalah pentingnya persetujuan House of Commons terhadap kesepakatan Brexit pekan depan sehingga kita dapat mengakhiri ketidakpastian dan pergi dengan cara yang lancar dan teratur,” kata May dalam konferensi pers. “Besok pagi, saya akan kembali ke Inggris dan bekerja keras membangun dukungan demi menyelesaikan kesepakatan.”

Loading...