Tren Positif Berlanjut, Rupiah Dibuka Menguat 22 Poin di Selasa Pagi

rupiah - jateng.metrotvnews.comrupiah - jateng.metrotvnews.com

Rupiah mampu melanjutkan tren positif pada Selasa (27/3) pagi ketika masih tertekan isu perang dagang antara dan . Seperti dipaparkan Index, Garuda mengawali perdagangan dengan menguat 22 poin atau 0,16% ke level Rp13.716 per AS. Sebelumnya, spot sudah ditutup melonjak 44 poin atau 0,32% di posisi Rp13.738 per AS pada akhir Senin (26/3) kemarin.

“Mata uang Garuda masih mampu mempertahankan penguatan, namun kemungkinan kenaikannya akan sedikit terbatas,” ujar PT Monex Investindo Futures, Putu Agus Pransuamitra, seperti dikutip Kontan. “Pasalnya, meski kecemasan pasar akan risiko perang dagang antara AS dan China berpotensi merugikan greenback, tetapi tetap memengaruhi rupiah sebagai salah satu aset berisiko.”

Ditambahkan Putu, ketika tingkat kekhawatiran kondisi geopolitik meningkat, pasar akan lebih memburu aset lindung nilai seperti emas dan yen Jepang. Sementara, dari sisi , belum ada yang dapat memengaruhi gerak rupiah, baik dari sisi domestik maupun luar negeri. “Data indeks keyakinan AS bulan Februari baru akan dirilis nanti malam,” sambung Putu.

Hampir senada, analis Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada, menuturkan bahwa pergerakan rupiah memanfaatkan pelemahan dolar AS terhadap yen Jepang setelah merespon masih adanya kekhawatiran terjadinya perang dagang antara AS dengan China. Bersamaan dengan itu, masih adanya sentimen skandal kronisme yang melibatkan Perdana Menteri Shinzo Abe telah membuat yen melonjak.

“Rupiah pun akhirnya memanfaatkan kondisi tersebut untuk berbalik menguat,” ujar Reza. “Pada hari ini, mata uang Garuda kemungkinan bakal bergerak di kisaran support Rp13.743 dan resisten Rp13.723 per dolar AS. Meski demikian, pasar tetap harus mencermati dan waspada terhadap sentimen yang bisa membuat laju kenaikan rupiah tertahan.”

Loading...