Transportasi Kargo Udara di Asia Akan Naik 2 Kali Lipat Tahun 2035

Tokyo/Jakarta/Singapura – Jaringan yang berkembang di karena tingginya permintaan kargo udara di wilayah ini diperkirakan akan dua kali lipat dalam 2 dekade mendatang.

Garuda Indonesia dan operator murah dengan cepat memperluas mereka untuk memanfaatkan kenaikan , produk dan elektronik yang diperdagangkan melalui e-commerce. Namun dengan jasa kargo lainnya, termasuk yang memimpin , maka persaingan di industri ini pun akan semakin meningkat.

Indonesia memiliki lebih dari 13.000 pulau, dan Garuda sebagai maskapai nasional di Tanah Air berencana membangun jaringan logistik udara yang menghubungkan pulau-pulau inti. Sebagai langkah awal, Garuda mengincar peningkatan sebanyak 40% untuk jumlah pangkalan angkutan pada akhir 2017.

Permintaan domestik untuk pengiriman angkutan udara semakin kuat karena pertumbuhan kelas menengah di Indonesia. Menurut Presiden dan CEO Garuda, Muhammad Arif Wibowo, “Dengan meningkatnya e-commerce memberikan konsumen akses cepat untuk barang dan meningkatnya permintaan untuk makanan segar, transportasi darat dan laut sendiri tak dapat menangani volume angkutan yang meningkat.”

Dalam 9 bulan pertama di tahun 2016, Garuda mencatatkan penjualan di bisnis angkutan sebesar USD 155 juta, naik 13% dari tahun sebelumnya. Jumlah tersebut menyumbang 5% dari penjualan keseluruhan Garuda. Garuda sendiri berniat menaikkan rasio lebih dari 10% sebagai target awalnya.

Asia adalah kawasan yang memimpin pertumbuhan sektor ini. Layanan angkutan di 3 jaringan Asia Pasifik naik rata-rata 3% per tahun. Namun pengiriman laut di Asia saat ini sedang melambat. Menurut Maritime Center Jepang, volume angkutan kargo laut turun 3% dari tahun sebelumnya.

Transportasi udara, walaupun lebih mahal dari pengiriman laut, ternyata lebih baik untuk produk-produk kecil yang memiliki nilai tambahan tinggi dan perlu diangkut secara cepat. Permintaan semakin tumbuh di Asia karena adanya ekspansi di lintas batas e-commerce dan meningkatnya pertukaran dokumen bisnis. Peningkatan produksi produk elektronik tinggi pun turut meningkatkan permintaan untuk transportasi udara.

Loading...