Tingkatkan Produksi di Indonesia, Mitsubishi Investasi Rp540 Miliar

Osamu Masuko, Chief Executive Mitsubishi Motors Corp - www.japantimes.co.jpOsamu Masuko, Chief Executive Mitsubishi Motors Corp - www.japantimes.co.jp

JAKARTA – Mitsubishi Motors Corp. berencana menggelontorkan dana senilai 35 juta dolar AS atau setara Rp540 miliar untuk meningkatkan kapasitas dari di . Nantinya, pada tahun fiskal 2020, Mitsubishi Motors Krama Yudha akan memiliki kapasitas tahunan dari 160 ribu menjadi 220 ribu unit, dengan volume Xpander melonjak hingga 160 ribu unit per tahun.

“Kami melakukan dengan total Rp540 miliar untuk meningkatkan kapasitas produksi pabrik dari saat ini 160 ribu unit menjadi 220 ribu unit pada tahun fiskal 2020 mendatang,” ujar Chief Executive Mitsubishi Motors Corp., Osamu Masuko, Rabu (3/10) kemarin. “Peningkatan produksi termasuk untuk merespon yang besar terhadap small MPV, Xpander, di Indonesia dan .”

Dilansir dari Nikkei, dengan perpaduan tampilan sport dan fungsi minivan, Xpander berkapasitas tujuh kursi telah terbukti populer di Indonesia. Pesanan kumulatif sejak Agustus 2017 hingga akhir September kemarin telah melampaui 100.000 unit di Indonesia saja. Selain itu, pada bulan Maret dan Juli tahun ini, Xpander menduduki peringkat pertama pada daftar volume penjualan di Tanah Air.

Mitsubishi Motors lalu meluncurkan model serupa di pasar Filipina dan Thailand pada musim panas ini. Selain pasar terdekat di negara ASEAN, kendaraan ini juga direncanakan dikirim ke Timur Tengah dan Amerika Selatan. Beberapa kapasitas produksi untuk model lain, seperti Pajero Sport, akan dialokasikan untuk meningkatkan output Xpander.

“Selain itu, kami juga akan memulai suplai Xpander untuk Nissan pada awal tahun depan, namun kami belum bisa mengonfirmasi volumenya,” tambah Osamu, dikutip CNN. “Suplai Xpander dari Mitsubishi ke Nissan bakal diikuti strategi peningkatan kandungan produk. Nantinya, sekitar 80 persen komponen Xpander akan bersumber secara .”

Meski demikian, Osamu menekankan bahwa Xpander untuk Nissan mengenakan desain yang berbeda. Tersirat, dia menjelaskan bahwa ‘Nissan Xpander’ bukan sekadar model re-badge Mitsubishi Xpander. “Kendati masing-masing model diproduksi Mitsubishi di Indonesia, namun keduanya bakal berkompetisi di pasar low MPV,” jelas Osamu.

Loading...