Tiket Pesawat Murah & Makin Kaya, Jumlah Turis ASEAN ke Jepang Meningkat

Jumlah Turis ASEAN ke Jepang Meningkat - www.moneywehave.comJumlah Turis ASEAN ke Jepang Meningkat - www.moneywehave.com

TOKYO – Gelombang wisatawan asal Asia Tenggara yang berkunjung ke semakin meningkat dari waktu ke waktu. Kedekatan secara geografis, harga tiket terbang yang cukup murah, tempat belanja kebutuhan harian yang memadai, serta meningkatnya tingkat ekonomi membuat pelancong berbondong-bondong pergi ke Negeri Sakura.

Dilansir Nikkei, menurut Organisasi Pariwisata Nasional Jepang, wisatawan dari Thailand mencapai 1,13 juta orang pada 2018 kemarin. Dengan demikian, Thailand bergabung dengan Korea Selatan, Taiwan, China, Hong Kong, dan Amerika dalam menembus ambang 1 juta. Sementara pengunjung dari China, Korea Selatan, Taiwan, dan Hong Kong menyumbang 73% dari total kedatangan asing, turis ASEAN juga melonjak, 26% untuk Vietnam dan 19% untuk Filipina.

Di tahun-tahun mendatang, lebih banyak negara Asia Tenggara akan mencapai tingkat ekonomi yang akan membuat warganya memiliki pendapatan yang cukup untuk mulai memanjakan fantasi perjalanan mereka. Karena semakin banyak orang Asia Tenggara naik pesawat, mereka akan membantu Jepang mencapai tujuannya meningkatkan jumlah wisatawan asing menjadi 60 juta orang pada tahun 2030.

PDB Thailand naik di atas 5.000 AS per kapita pada tahun 2010, sedangkan jumlah pengunjung Negeri Gajah Putih ke Jepang telah mencapai sekitar 100.000 orang per tahun dalam enam tahun hingga 2009. Dalam dekade mendatang, tiga negara ASEAN lainnya diprediksi bergabung dengan Thailand dan Singapura untuk mencapai PDB 5.000 AS per kapita atau setidaknya mendekati perbatasan.

Indonesia diperkirakan meraih angka tersebut pada tahun 2022, sedangkan Filipina berada di jalur yang akan menempatkannya pada 4.696 dolar AS pada tahun 2024, menurut Dana Moneter Internasional (IMF). Dalam kasus Vietnam, angka tersebut kemungkinan akan naik dari 2.551 dolar AS pada tahun 2018 menjadi 3.931 dolar AS pada tahun 2024.

Di samping itu, harga tiket pesawat terbang yang cukup murah juga menjadi faktor lainnya meningkatnya turis ASEAN ke Negeri Matahari Terbit. Maskapai ASEAN sudah menguasai sebagian besar penerbangan lokal, dan banyak dari mereka, seperti AirAsia, sering terbang ke Jepang. Sekitar 25% dari semua turis asing yang mengunjungi Jepang pada periode Januari-September 2016 menggunakan maskapai murah, dengan rasio mencapai 50% untuk orang Filipina dan 30% untuk orang Thailand dan Malaysia.

Kunjungan turis Asia Tenggara ke Jepang juga dipicu kebutuhan berbelanja, terutama barang-barang elektronik. Orang Amerika dan Eropa dapat membeli barang elektronik dan kosmetik buatan sendiri di mereka, tetapi orang Asia Tenggara merasakan urgensi untuk membeli barang-barang tersebut saat berada di Jepang karena kualitas dan ketersediaan.

Dalam tiga bulan pertama tahun ini, wisatawan dari Vietnam menghabiskan rata-rata 54.000 yen di toko-toko Jepang, nomor dua setelah pengunjung Tiongkok, yang turun lebih dari 100.000 yen saat berada di negara itu, menurut JTA. Sementara, pengeluaran wisatawan Thailand di Jepang mencapai 40.000 yen atau lebih, sedangkan anggaran orang Indonesia dan Filipina berada di level 30.000 yen.

“Pengecer Jepang memiliki peluang besar untuk mendatangkan lebih banyak lagi turis Asia Tenggara,” ujar Reina Kanai dari Aun Consulting, sebuah perusahaan riset yang berbasis di Tokyo. “Karena itu, pedagang harus terlibat dengan pengunjung ini di situs jejaring sosial karena orang Asia Tenggara sangat menyukai media sosial.”

Loading...