Tidak Dikenai Tarif Tiket Masuk, Wisata Lembah Gunung Madu Tawarkan Pemandangan Alam

Wisata Lembah Gunung Madu - (Sumber: okezone.com)Wisata Lembah Gunung Madu - (Sumber: okezone.com)

Tempat wisata dengan nuansa alam menjadi salah satu destinasi sebagian besar orang setelah hampir seminggu berkutat dengan pekerjaan ataupun tugas-tugas sekolah. Bagi Anda yang berdomisili di sekitar Kota Boyolali, mungkin dapat memilih tempat ini. Lembah Gunung Madu.

Lokasinya berada di perbatasan antara Kecamatan Simo dengan Kecamatan Klego. Tempat wisata ini dinilai cocok untuk berlibur, menikmati pemandangan alam, foto album kenangan, foto prewedding, tempat pertemuan dan tempat untuk santap kuliner di resto yang tersedia di lokasi tersebut.

Lembah Gunung Madu dinilai dan nyaman untuk dikunjungi bersama , kerabat, maupun teman. Pengunjung banyak yang berasal dari dalam Kota Boyolali maupun dari luar kota.

Untuk masuk ke lokasi Lembah Gunung Madu, pengunjung tidak dikenai , bisa dikatakan gratis. Hanya saja, Anda diwajibkan membayar uang parkir sepeda motor sebesar Rp 2.000 dan mobil (roda empat) sebesar Rp 5.000.

“Suasananya sangat sejuk dan nyaman untuk berliburan,” kata seorang pengunjung asal Boyolali, Wahyu.

Hal itu mungkin dikarenakan lokasinya yang memang merupakan lembah perbukitan bernama Gunung Madu, Simo-Klego. Di tersebut, terdapat beberapa gua yang tidak terawat. Gua itu dibangun warga setempat untuk lokasi persembunyian dari kejaran tentara Jepang.

Di lokasi Lembah Gunung Madu, terdapat sejumlah gazebo, serta taman-taman. “Objek wisata ini belum banyak dikunjungi wisatawan karena baru tiga tahun lalu diketahui. Namun, lambat laun pasti akan banyak wisatawan yang datang,” ujar salah satu pengunjung asal Solo, Narendra.

Ia mengaku, dirinya baru pertamakali mengunjungi Lembah Gunung Madu. Ia tidak menyangka di tepi jalan Simo-Klego, ada objek wisata luas dan indah yang terawat rapi. “Kafe dan tempat bermainnya juga asyik. Sayang, udara di sini agak panas kalau siang.” tambah Narendra.

yang tersedia antara lain musala, mandi, Cafe Joglo, aneka burung, bukit yang dapat digunakan untuk melihat keindahan matahari di saat pagi dan sore hari, serta pemandangan indah lainnya.

Hal tersebut sependapat dengan apa yang dilakukan pengunjung lain, Dinda Rizki Bahari. “Kalau pagi hari, malah asyik banget buat foto. Karena akan kelihatan sunrisenya,” ujarnya. Selain itu, pengunjung bisa menggelar outbond, berkumpul bersama keluarga, atau sekadar melepas lelah sambil menyeduh aneka minuman di dalam bangunan joglo atau gazebo.

Di Lembah Gunung Madu memang menyediakan Cafe Joglo, di mana di tempat ini, pengunjung dapat memesan menu makanan dan minuman yang tersedia cukup lengkap seperti aneka olahan daging sapi, olahan dari ikan, minuman kelapa muda, aneka jus, dan lain-lain. Cafe Joglo juga biasanya digunakan untuk pertemuan partai besar, rapat tahunan, atau rapat-rapat kecil oleh pegawai kantoran.

Loading...