Tiba-tiba Berbalik Arah, Spot ditutup melemah 6 Poin

Jakarta – Nilai tukar mendarat di level Rp 13.269/, atau melemah 6 poin (0,05%) di Rabu (8/6). Sebelumnya, dibuka dengan penguatan tipis sebesar 10 poin (0,08%) di level Rp 13.253/USD pada perdagangan pagi.

Sepanjang perdagangan, Rupiah merapat ke zona hijau bersama mayoritas mata uang Asia lainnya yang juga cenderung menguat. Pada jeda , Rupiah tercatat menguat 34 Poin (0,26%) ke level Rp 13.229/USD, seiring dengan wajah yang bersinar di akhir sesi I.

Penguatan nilai tukar Rupiah sepanjang perdagangan, menurut Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta, tak lain merupakan efek dari semakin melemahnya pengaruh Dolar AS di pasar Asia.

Merosotnya performa Dolar AS diyakini berkaitan dengan isu inkredibilitas akibat terlalu seringnya salah memprediksi laju .

Penguatan Rupiah juga diyakini tak akan berhenti di sini, sebab harga komoditas terus merangkak naik menyusul kenaikan harga mentah dunia yang terjadi lebih dulu. Harga mentah dunia jenis Crude kini berada pada posisi USD 51,45 per barel, atau naik 0,02%. Sementara untuk minyak jenis WTI Crude naik 0,14% pada posisi USD 50,43 per barel.

Jelang penutupan perdagangan sesi ke-2, spot makin melandai. 30 menit sebelum ditutup, Rupiah menguat tipis 6 poin (0,05%) di level Rp 13.257/USD. Rupiah kemudian berbalik arah hingga melemah 0,05% dan ditutup pada level Rp Rp13.269/USD.

Loading...