Tertib & Damai, Demo 4 November Berubah Ricuh Karena Ada Penyusup

Demo 4 November RusuhFrom : //pojoksatu.id/

– Aksi unjuk rasa besar-besaran oleh sejumlah organisasi (ormas) Islam di Jakarta pada Jumat (4/11) awalnya berlangsung secara damai hingga pukul 19.00 WIB. Namun di saat yang sama situasi berubah menjadi ricuh karena ulah oknum tak bertanggungjawab yang menyusup dalam barisan HMI.

“Kericuhan terjadi bakda Isya yang dipicu oleh massa yang tidak dikenal oleh kader HMI, dari mana asalnya dan siapa pemimpinnya masuk di barisan depan masa HMI, kemudian ribut dengan aparat sampai akhirnya aparat kepolisian menembakkan gas air mata,” ujar Ketua Umum PB HMI, Mulyadi P. Tamsir, Sabtu (5/11).

Padahal jauh sebelum kericuhan itu terjadi, sejak sebelum ibadah Jumatan, ribuan umat Islam yang melakukan demo telah mempersiapkan segalanya dengan baik mulai dari membersihkan sampah di sekitar lokasi , tidak menginjak rumput, dan terkoordinasi dengan baik. Tagar #JakartakuDamai pun sempat populer di media sosial karena aksi unjuk rasa berlangsung secara tertib.

Namun kondisi mendadak berubah mulai pukul 20.00 WIB. Rakyat Indonesia banyak yang menuliskan doa dan harapan-harapan yang baik lewat media sosial dan mempopulerkan tagar baru, #JakartaHarusDamai. Hashtag tersebut menjadi trending selama 2 jam berikutnya.

Beruntung sejak pukul 21.00-22.00 WIB aksi unjuk rasa kembali berjalan tertib dan kondusif. Baik para ormas dan pihak aparat berkoordinasi dengan baik dan membuat nama HMI tidak lagi terdengar gaungnya.

Beberapa media di Indonesia gencar memberitakan demo 4 November tersebut. Namun salah satu netizen bernama Ismail Fahmi yang mengamati tren perbincangan di media sosial selama demo berlangsung mengaku salut dengan media Detik.com yang konsisten memberitakan aksi demo dengan cara-cara yang positif dan mencetuskan tagar-tagar bernuansa perdamaian.

“Mari kita beri applause dan penghargaan sebesar-besarnya. Setiap tekat untuk menyatukan NKRI, harus kita dengan sangat. Media yang seperti ini, harus menjadi contoh bagi media-media lainnya. Dialah Detik.com. Detik.com kembali konsisten memberi hashtag JakartaHarusDamai dalam setiap twitnya yang kemudian diamplifikasi oleh follower,” ujar Ismail.

Loading...