Tersedia Dalam Berbagai Varian, Harga Sarden ABC 155 gr Berkisar Rp 7 Ribuan

harga, sarden, ABC, ukuran, varian, 155 gr, sardines, tomat, di, indomaret, alfamart, lebih, murah, kemasan, kaleng, makanan, utuh, penyok, bagus, lemari, pendingin, 1-2, hari, tips, aman, berbuih, berubah, warnaIlustrasi: menu makanan olahan sarden (cooklikekayka.wordpress.com)

Sarden ABC merupakan salah satu bentuk makanan dalam kaleng yang langsung bisa dinikmati. Di minimarket ataupun supermarket, ini bisa Anda temukan. Seperti ABC Sardines Tomat ukuran 155 gr, di Indomaret harganya sekitar Rp 7.950. Sedangkan, di Alfamart, harganya sedikit lebih murah, yaitu Rp 7.500.

Selain tomat, Sarden ABC juga tersedia dalam lain. Misalnya, ABC Sardines Saus Ekstra 155 gr, harganya sekitar Rp 7.500. Lalu ada ABC Sardines Saus Cabai 155 gr dijual seharga Rp 8.500. Dan, beberapa serta ukuran lainnya.

Sebelum mengonsumsi, ada baiknya Anda mengetahui beberapa tips aman makanan kalengan, seperti sarden. Pertama, saat membeli, sebaiknya pilih kemasan kaleng yang utuh dan bagus. Sebaiknya hindari makanan kalengan dengan bagian kaleng yang penyok, cacat, atau bocor.

Lalu, setelah dibuka, dan tidak habis dikonsumsi atau masih bersisa, Anda bisa memindahkan dengan segera sisa makanan ke dalam wadah bertutup dan simpan di dalam lemari es. Lama penyimpanan yang dinilai aman yaitu 1-2 hari di dalam lemari pendingin.

Apabila Anda mendapati isi dalam makanan kaleng sudah berbuih, berjamur, atau berubah warna, segera buang. Hal itu menunjukkan bahwa makanan tersebut sudah tidak layak untuk dikonsumsi.

Sementara itu, beberapa waktu lalu sempat beredar isu mengenai adanya kandungan logam berat beracun menyerupai telur yang ditemukan dalam komoditas sarden di . Hal tersebut kemudian ditanggapi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

“KKP dalam hal ini otoritas yang berwenang terhadap pengawasan keamanan produk hasil perikanan menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar,” kata Kepala Biro Kerja Sama dan Humas KKP, Lily Aprilya Pregiawati.

Lily menjelaskan bahwa jenis ikan yang saat ini ramai diberitakan adalah bukan di Indonesia atau dari perairan Indonesia. Ikan sarden jenis tersebut diketahui berasal dari kelompok Family Clupeidae, namun secara morfologis tidak mirip dengan ikan Siro (Amblygaster sirm) maupun ikan Lemuru (Sardinella lemuru) yang terdapat di Indonesia, yang menjadi sarden kalengan atau ikan asin.

Pada kasus ikan sarden yang ramai diberitakan, benda mirip telur atau kristal di dalam perut makanan ikan sardin kaleng yang dianggap tumor atau kanker berbahaya tersebut merupakan Glugea sardinellensis (sejenis protozoa).

Glugea mampu membuat sel-sel di sekelilingnya menyerupai bola untuk membentuk perisai. Sel berbentuk telur ini dapat tumbuh hingga ukuran 1-18 milimeter yang disebut dengan Xenoma. Di mana ikan tumbuh dalam kelompok besar, Glugea akan menyebar lebih banyak.

“Jadi, dapat dipastikan bahwa benda yang mirip telur atau berbentuk seperti kristal tersebut bukan diakibatkan oleh kandungan logam berat sebagaimana yang ramai diberitakan,” tambah Lily.

Loading...