Tersedia dalam Berbagai Ukuran, Harga Besi H Beam 200 Mulai Rp 7 Jutaan per Batang

Besi H-Beam yang digunakan untuk konstruksi bangunan - www.nessteel.co.id

Dalam dunia bangunan ada beragam jenis material yang diperlukan. Salah satu yang cukup penting adalah H-Beam. H-Beam atau yang kerap disebut habim, profil H, H, balok H, maupun baja H ini adalah yang bentuknya menyerupai huruf H. hot rolled ini kerap digunakan dalam untuk balok, kolom, tiang pancang, pembuatan jembatan, gedung, dan sebagainya. h beam pun variatif, tergantung ukurannya.

Secara sekilas, besi h beam mirip seperti besi WF (wide flange), namun besi h-beam mempunyai dimensi ukuran lebar dan kuping yang sama, sementara itu besi WF bagian kuping lebih lebar. Baik besi h beam atau WF sama-sama dimanfaatkan sebagai pasangan dalam konstruksi bangunan.

baku besi H-Beam tidak boleh terbuat dari sesuatu yang mudah rapuh. Sebab, sesuai dengan fungsinya, besi H-Beam sendiri digunakan untuk menopang konstruksi atau beban berat. Jika tidak kokoh, benda atau konstruksi yang ditopang bisa roboh. Sebenarnya, besi H-Beam adalah balok baja yang dibentuk dengan proses hot rolled (cenai panas),” kata salah satu penjual h beam.

Ukuran besi h beam yang beredar di ada bermacam-macam, mulai dari 100 x 100 mm, 125 x 125 mm, 150 x 150 mm, 200 x 200 mm, 300 x 300 mm, hingga yang mencapai 400 x 400 mm, dengan panjang standar umumnya 6 meter atau 12 meter. Adapun harga h beam 200 per kilogram (kg) sekitar Rp 15.500, jadi harga per untuk besi h beam 200 x 200 x 8 x 12 mm – 12 m seberat 599 kg berkisar antara Rp 7.677.000 hingga Rp 9.284.500.

Harga besi h beam kondisi baru memang cukup mahal, oleh sebab itu beberapa orang mungkin lebih mempertimbangkan membeli h beam dalam kondisi second atau bekas. Harga h beam bekas rata-rata jauh lebih murah. Tetapi jika ingin membeli h beam bekas, pastikan kondisinya masih baik dan bebas karat agar struktur bangunan yang dihasilkan benar-benar kuat.

Loading...