Tersedia Biasa & Elektronik, Ini Biaya Pembuatan Paspor 48 Halaman

Paspor, e-passport, elektronik, biasa, pembuatan, biaya, imigrasi, negara, Malaysia, Jepang, sistem, data, biometrik, scan, pemegang, rusak, perjalananDokumen paspor disimpan dalam bagasi

JAKARTA/BANDUNG – Ketika ingin melakukan ke , Anda memang diwajibkan untuk memiliki sebagai tanda identitas saat bepergian. Ada dua paspor yang ditawarkan untuk wisatawan, yaitu 24 halaman dan 48 halaman. Jika Anda ingin memiliki paspor 48 halaman, pembuatan saat ini sebesar Rp300 ribu per buku untuk paspor biasa atau Rp600.000 per buku untuk e-passport.

Biaya pembuatan e-passport cenderung lebih mahal jika dibandingkan dengan paspor biasa, salah satunya karena penggunaan teknologi yang berbeda. E-passport atau paspor elektronik menggunakan chip untuk menyimpan data biometrik, seperti scan sidik jari dan bentuk wajah pemegang e-passport. Chip ini biasanya terdapat di bagian depan buku paspor.

“Yang bikin e-passport mahal adalah pembuatan chip. Data pemegang paspor kan disimpan di dalam chip,” jelas Kepala Bagian Humas & Umum Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum & HAM, Heru Santoso, seperti dilansir dari Kompas. “Penggunaan sistem pengambilan data biometrik itu yang harus dibayarkan ke .”

Data biometrik sendiri, yang tersimpan di dalam chip paspor elektronik, merupakan yang telah ditetapkan oleh International Civil Aviation Organization atau ICAO. E-passport dengan tersebut sudah digunakan di banyak negara, seperti Australia, Amerika Serikat, Malaysia, Inggris, Jepang, Selandia Baru, Swedia, dan beberapa negara lainnya.

“Paspor 48 halaman sendiri harus disiapkan untuk perjalanan misalnya ke Jepang, Benua Eropa, Amerika Serikat, atau Korea Selatan,” sambung Heru. “Makanya, petugas pembuatan paspor di imigrasi biasanya akan bertanya tujuan negara-negara yang akan dikunjungi wisatawan sebelum proses pembuatan paspor.”

Jika paspor milik pemegang rusak namun masih berlaku, bisa mengajukan penggantian dengan biaya Rp300.000 untuk paspor biasa, atau Rp600.000 apabila paspor biasa pemegang hilang. Sementara, apabila e-passport 48 halaman milik pemegang hilang namun masih berlaku, biaya penggantian dikenakan sebesar Rp1.200.000.

Loading...