Tersedia Berbagai Bentuk, Harga Kemasan Makanan Dari Kertas Mulai Rp 400 Per Pcs

harga, kemasan, makanan, dari, kertas, sampah, plastik, bahan, rice, box, food, tray, jajanan, pisang, nugget, nasi, lauk, bazar, sampah, kampanye, rumah, tangga, masyarakat, wirausahawan, kreatif, pcsKemasan makanan dari kertas berbentuk rice box (sumber: navalwiki.info)

Tentu Anda sering, atau setidaknya pernah datang ke bazaar atau festival . Di sana Anda bakal melihat berbagai jenis makanan dan camilan dijual, baik disajikan di atas piring maupun dalam khusus. Di antara berbagai cara penyajian tersebut, tak jarang pula penjual yang menggunakan makanan dari untuk membungkus dagangannya.

Bentuk dan kemasan makanan dari kertas ini bisa bermacam-macam. Anda bakal menemui kemasan makanan dari kertas yang berbentuk kubus layaknya rice box KFC, ada yang berupa selongsong untuk wadah kebab, berbentuk food tray, dan lain sebagainya. Pemilihan bentuk ini tergantung kebutuhan, terutama menyesuaikan dengan jenis makanan yang dijual. Misalnya, Anda berencana menjual paket makanan praktis nasi beserta lauk, seperti yang sedang tren saat ini, akan lebih tepat memilih bentuk rice box. Untuk pedagang , seperti pisang nugget, lebih baik menggunakan food tray.

Tidak perlu khawatir mengenai , kemasan makanan dari kertas dijual mulai dari Rp 400 per pcs. Selain satuan, bisa dibeli juga dalam jumlah lusinan atau grosir. tersebut berlaku untuk wadah yang polos, tanpa ada cetakan apapun. Jika menghendaki adanya tambahan gambar, nama , dan lainnya, Anda bisa memesan dan membuatnya secara khusus, harganya pun pasti spesial. 

Kemasan makanan tersebut tergolong praktis, sehingga tidak merepotkan apabila Anda membeli makanan secara take away atau tidak makan di tempat. Walaupun terkesan lebih aman daripada kemasan berbahan plastik, namun penggunaan wadah kertas yang tergolong sering itu menambah jumlah sampah yang ada di lingkungan.

Mungkin membendung penggunaan wadah kertas sulit untuk dilakukan, oleh karena itu perlu adanya upaya lain. Seperti yang dilakukan oleh pihak Alfamart di Kabupaten Siak, Riau. Acara yang diadakan adalah kampanye mengurangi sampah rumah tangga dengan pelatihan mengolah sampah menjadi produk bernilai ekonomi.

Para peserta pelatihan mendapatkan pengetahuan cara memilah sampah rumah tangga dari mulai memisahkan sampah bekas makanan dan sampah plastik dan kertas yang dapat didaur ulang.

Menurut Ade Kurniawan dari komunitas Kelola Sampah Indonesia Bantu Pariwisata Indonesia Pekanbaru, jika jeli melihat peluang, sampah plastik dan kertas dari rumah tangga dapat disulap dan difungsikan kembali menjadi barang kerajinan yang bermanfaat.

“Bekas bungkus kopi atau botol minuman bisa menjadi bros cantik atau toples cantik. memanfaatkan sampah rumah tangga selain bisa menjadikan lingkungan lebih nyaman dan mengurangi volume sampah, jika didaur ulang akan menjadi barang yang bernilai ekonomi,” papar Ade.

Sementara itu, Branch Manager Alfamart, Mulyanto Rayhan mengatakan bahwa kampanye pengurangan sampah rumah tangga dan pelatihan pemberdayaan masyarakat ini merupakan salah satu bentuk kontribusi perusahaan kepada masyarakat sekitar toko Alfamart.

Pihak Alfamart berharap kegiatan seperti itu dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan kemandirian melalui pengembangan kemampuan keterampilan bagi masyarakat. “Semoga pelatihan ini menjadikan ibu-ibu rumah tangga, bisa mengurangi sampah rumah tangga dan lebih kreatif serta menjadi wirausahawan apabila sudah mahir,” tambah Bayu.

Loading...