Tersedia 4 Rasa, Berapa Harga Keripik Pare Dapur Asix?

Buah pare untuk bahan dasar keripik (sumber: edunews.id)Buah pare untuk bahan dasar keripik (sumber: edunews.id)

– Selain membuka kue kekinian bernama Asix Oleh-Oleh di Malang, keluarga Anang Hermansyah juga memiliki usaha kuliner lain. Bernama Dapur Asix, Anang dan Ashanty menawarkan berbagai menu rumahan yang serba pedas. Nah, salah satu menu yang menjadi andalan adalah pare, yang ditawarkan dengan puluhan ribu rupiah.

Dilansir dari akun Instagram resmi milik Dapur Asix, setidaknya ada empat rasa keripik pare yang mereka tawarkan, yaitu rasa Original, Pizza, BBG, dan rasa Balado. Menurut mereka, keripik pare adalah sebuah yang sehat, dengan tekstur yang renyah dan crispy, serta dapat menjadi pilihan lauk untuk anak-anak karena diklaim tanpa menggunakan MSG.

Tersedia dalam 200 gram, ini sendiri dijual secara online dan dikirim lewat jasa pengiriman paket. Di beberapa situs jual beli online, keripik pare milik Dapur Asix ditawarkan dengan harga berkisar Rp70 ribuan per bungkus. Namun, jika membutuhkan informasi lebih detail, bisa menghubungi nomor WA Dapur Asix yang tertera dalam akun Instagram resmi.

Selain keripik pare, menu-menu lain yang disajikan Dapur Asix adalah pare nenek, teri kacang, ayam ijo, peda pete pelangi, rendang rawit, jengkol balado, paru mercon, ikan cakalang, hingga sambal asix. Harga menu bervariasi, dengan ukuran yang berbeda-beda. Paling murah adalah sambal asix yang dijual dengan harga Rp35 ribuan untuk ukuran 125 gram, sedangkan paling adalah rendang rawit ukuran 500 gram dengan harga Rp160 ribuan.

“Ayam ijo berupa satu ekor ayam kampung seberat 750 gram berbalut sambal ijo. Nampak ayam terendam dalam sambal ijo yang royal dengan banyak minyak,” tulis Detik Food. “Setelah dihangatkan, ayam ijo mengeluarkan sedikit aroma daun jeruk. Balutan sambal ijo terlihat menjadi lebih kental dan amat menarik selera.”

Sementara, menu pare nenek kabarnya diracik menggunakan resep nenek Ashanty. Tak seperti biasanya, pare dalam stoples 250 gram ini digoreng hingga warnanya hitam. Tekstur pare juga sudah disuwir-suwir, sekilas mirip daging dengan jejak irisan cabai merah menempel. Suwiran pare terasa empuk dan gurih, namun rasa pahit khas pare masih terasa meski amat tipis.

Loading...