Tersandung Kemelut di China, Harga Bitcoin Anjlok Hampir 10%

Bitcoin - www.thesun.co.ukBitcoin - www.thesun.co.uk

Harga mengalami penurunan yang cukup tajam pada Jumat (8/9) kemarin usai beredarnya kabar yang menyebutkan bahwa pemerintah China akan mengambil langkah yang tegas terkait dengan rencana menutup pertukaran Bitcoin di China. Berdasarkan data dari CoinDesk Bitcoin Price Index, kemarin Bitcoin diperdagangkan di angka USD 4.184 (Rp 55,2 jutaan), mewakili penurunan hampir 10% sejak dimulainya perdagangan kemarin. Namun memuncak di angka USD 4.683,72 meskipun kembali menurun sekitar pukul 13.20 UTC.

Sementara itu, hari ini, Sabtu (9/9) bitcoin berada di level USD 4.245,85 atau sekitar Rp 56 jutaan, 1,66% sejak dibuka di posisi USD 4.317,54. Sepanjang hari ini Bitcoin diperdagangkan antara kisaran USD 4.171,48 hingga USD 4.320,55 per 1 BTC, dengan pangsa pasar senilai USD 70,17 miliar.

Beberapa bursa pertukaran Bitcoin di China yang berhubungan langsung dengan pemerintah, yakni OKCoin, BTC China, dan Huobi saat dikonfirmasi oleh Reuters menyatakan bahwa belum mendengar kabar apapun dari pemerintah China. Kabar ini muncul awal pekan ini seiring langkah China melarang Initial Coin Offerings (ICO), atau praktik menciptakan dan menjual mata uang digital atau token kepada untuk membiayai -proyek startup.

Saat ini sedang timbul kebingungan mengenai apakah China akan menutup bursa pertukaran bitcoin setelah adanya larangan ICO. “Jika ini benar, maka aksi jual ini bisa dibuktikan, dan kita dapat melihat penurunan lebih lanjut selama akhir pekan, karena bisa berarti pertukaran bitcoin/yuan China yang besar harus menghentikan perdagangannya,” ujar Greg Dawyer, manajer pengembangan bisnis di BitMEX, seperti dilansir Fortune.

Meski demikian, para analis mengatakan bahwa penurunan tajam yang dialami Bitcoin pada Jumat kemarin adalah bagian yang natural dari pergerakan aset seperti bitcoin. Selama 8 tahun sejarahnya, bitcoin setiap hari meningkat sebanyak 18% dan turun sebanyak 13%. Sementara itu sepanjang tahun ini bitcoin telah mengalami kenaikan hampir 346%.

Di sisi lain, John Spallanzani, Kepala Strategi Makro di GFI Group berpendapat bahwa kerugian bitcoin pada Jumat sifatnya hanya sementara. “Bitcoin ada di sini untuk tinggal,” tandasnya.

Loading...