Termasuk Seri Flagship, Berapa Harga Mobil Jeep Wrangler Rubicon Diesel?

Jeep Wrangler Rubicon Diesel - www.autocar.co.ukJeep Wrangler Rubicon Diesel - www.autocar.co.uk

Sosok mewah Jeep Wrangler dengan kode bodi JK memang mampu membius mata siapa saja yang melihatnya. Pasalnya Wrangler tampil begitu apik dengan bodi yang maskulin, gahar, dan ukurannya pun bongsor. Di Indonesia penyebutan Jeep Wrangler memang cukup beragam, ada yang menyebutnya Wrangler saja, JK, hingga ada pula yang menggeneralisir dengan penyebutan ‘Rubicon’. Padahal Rubicon adalah flagship dari Wrangler. mobil satu ini memang terbilang fantastis, oleh sebab itu banyak yang terpesona ketika melihat Wrangler yang kebetulan melintas di jalanan.

Varian Jeep Wrangler sebenarnya ada beberapa, mulai dari Sport, Unlimited, Sahara, hingga Brute. Sebagai informasi, untuk Jeep Wrangler Rubicon sangat mudah diidentifikasi karena tiap unit Rubicon biasanya sudah terpampang sticker besar bertuliskan Rubicon di bagian samping kap mesinnya. Kemudian velg menggunakan dual tone 17 inci polished aluminium Mineral Gray.

Pada Jeep Wrangler Rubicon, penggerak 4 roda yang terpasang pun berbeda. yang dinamai Rock-Trac 4WD System ini dilengkapi front sway bar disconnect system dan Tru-Lok pengunci diferensial depan atau belakang. Keduanya dapat diaktifkan lewat tombol di ujung kanan dasbor.

Selain itu, ada pula tambahan berupa Trayler Sway Control. Untuk bagian interior dalam juga tampak jelas bedanya berupa jok kulit bertuliskan ‘Rubicon’ di bagian atas. Sementara itu, Rubicon secara garis besar hampir sama dengan seri Sahara, misalnya saja untuk urusan sound system Alpine 9-speaker dan airbag di bagian jok depan.

Dengan desain dan fitur-fiturnya yang mantap tersebut, tak heran jika harga Jeep Wrangler Rubicon cukup mahal. Harga baru Rubicon 4×4 bermesin bensin (petrol) dipatok sekitar Rp 1,03 miliar, sedangkan harga Rubicon 4 pintu dengan mesin diesel kondisi second atau bekas tahun 2014 harganya masih berkisar Rp 950 juta.

Sebelumnya Jeep Wrangler Diesel di Indonesia sempat dibuat resah karena mesin mobil 2.800 cc ini tak dapat menggunakan bakar solar biasa (biosolar). Tapi beruntung masalah bisa segera teratasi dengan dilepasnya perangkat bernama Diesel Particulate Filter (DPF). “Waktu itu cuma tersedia diesel berstandar emisi Euro5, sulit cari bakarnya. Dan untuk mengakalinya kita melepas Diesel Particulate Filter (DPF),” kata Service Manager After Sales PT Garansindo Inter Global, Dito Mulyawadi, seperti dilansir Detik.

Permasalahan utama pada Wrangler diesel kabarnya ada pada komponen DPF. Setelah komponen itu dilepas, mobil sudah tak bermasalah lagi. Kala itu, pihak prinsipal pun telah melakukan setting ulang ECU Wrangler diesel untuk Indonesia.

Loading...