Termasuk Libur Nasional, Waktu Libur Lebaran Tahun 2018 Ini Diusulkan Akan Ditambah

libur, lebaran, 2018, Juni, tambahan, dua, hari, seminggu, transportasi, bolos, kerja, pegawai, swasta, PNS, negeri, sipil, larangan, angkutan, motor, umum, sebelum, sesudah, pekerja, kemacetan, tanggalLibur lebaran di taman rekreasi

Libur merupakan salah satu hari libur yang masuk dalam libur nasional. Untuk tahun 2018, libur kira-kira jatuh pada tanggal 15-16 Juni. Biasanya, libur juga diikuti oleh bersama yang ditetapkan oleh pemerintah.

Kabarnya, untuk tahun ini, ada usulan mengenai penambahan libur Lebaran, yaitu sebanyak 2 (dua) hari. Penambahan hari itu pun rencananya akan dilakukan sebelum dan sesudah libur Lebaran.

“Kemarin rapat kabinet sudah ada keputusan sementara ya. Jadi Lebaran itu kan tanggal 15-16 (Juni), jadi cuti bersama itu dua hari sebelum dan dua hari sesudah,” kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur.

Dengan penetapan sementara libur Lebaran tersebut, maka cuti bersama akan jatuh di tanggal 13-14 dan 17-18 Juni 2018. Sehingga, apabila dijumlahkan, libur Lebaran dimulai dari hari Rabu hingga Senin.

Kemudian, saat ini libur Lebaran diusulkan untuk ditambah sebanyak dua hari, yakni pada 11 dan 12 Juni 2018. Bila usulan tambahan cuti itu disetujui, maka libur Lebaran akan berlangsung selama satu minggu lamanya.

“Nah karena Senin dan Selasa dianggap hari yang mungkin akan bisa mengurai kemacetan ya, karena akan menumpuk saat tanggal tertentu orang pulang ke daerahnya kan ,” tuturnya.

Tetapi, Asman mengatakan bahwa usulan tersebut masih dalam proses pertimbangan oleh tiga kementerian, yaitu Kementerian PAN-RB, Kementerian Ketenagakerjaan, dan Kementerian Agama. Dan, usulan tersebut masih belum bisa diputuskan.

“Itu belum diputuskan, karena itu membutuhkan keputusan bersama tiga menteri, (Menaker) Menteri Ketenagakerjaan, Menag (Menteri Agama), dan Menpan (Menteri PAN-RB),” kata Asman.

Sementara itu, masih berhubungan dengan libur lebaran dan penambahan harinya, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa usulan tambahan mudik Lebaran disebabkan sebagai antisipasi kemacetan dan bolos kerja yang dilakukan pekerja swasta maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Ia mengatakan bahwa perencanaan Lebaran 2018 telah disusun, di mana ada pertumbuhan untuk semua mode , baik udara, laut, dan darat (termasuk api).

“Angkutan yang tumbuh besar adalah darat yaitu mobil dan yang mendekati 30%, melihat itu memang angkutan darat khususnya di Jakarta menuju arah Tengah itu menjadi sangat penting dan harus kita perhatikan,” ungkap Budi.

Selain mengusulkan tambahan libur, Budi juga mengatur soal larangan melintas untuk angkutan tiga sumbu alias truk pada tanggal 13-14 Juni dan juga pada 28-30 Juni 2018.

“Kita melarang angkutan tiga sumbu dan juga pada minggu akhir bulan ada beberapa hari kita juga menetapkan tanggal 28-29-30 Juni 2018 sebagai angkutan berat tidak bisa beroperasi,” tambahnya.

Budi merekomendasikan kepada masyarakat untuk memaksimalkan penggunaan transportasi umum dan tidak lagi menggunakan motor sebagai saat mudik Lebaran.

Loading...