Termasuk Jenis Ikan Tawar, Harga Ikan Mas 1 Kg Fluktuatif Sesuai Permintaan & Kondisi Pasar

harga, ikan, mas, 1, kg, kilogram, per, panen, pedagang, petani, tawar, waduk, kabupaten, kuningan, papua, melonjak, musim, kemarau, ramadan, lebaran, hari, raya, idul. fitri, angin, mendung, nila, lele, gabus, pasar, terendah, tertinggi, 2018, kiloIkan mas air tawar dijual di pasaran (sumber: riscito.com)

Ikan mas merupakan salah satu yang dijual di pasaran. Ikan mas banyak dicari karena dapat diolah menjadi yang bercita rasa lezat, misalnya gule ikan. Berdasarkan situs infopangan.jakarta.go.id, ikan mas di tahun 2018 per kilonya (1 kg) dibanderol terendah Rp 25.000. tertingginya adalah Rp 38.000.

Perbedaan harga didapatkan dari informasi yang berbeda. Harga tertinggi diperoleh dari Pos Pengumben, dan harga terendah berlaku di Mampang Prapatan. Tetapi, harga di wilayah Jakarta bisa saja berbeda dengan wilayah lain di Indonesia.

Misalnya saja di perairan Waduk Darma, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Para kolam ikan jaring apung di wilayah itu mengatakan bahwa harga ikan diperkirakan akan terus merangkak naik terlebih ketika menjelang bulan Ramadan.

Naiknya harga ikan merupakan kabar gembira bagi para petani ikan, tetapi juga membuat mereka dilanda kekhawatiran. Hal itu dikarenakan Waduk Darma sempat dilanda perubahan cuaca ekstrem yang mengancam kehidupan ikan. Cuaca ekstrem yang dimaksud misalnya setelah berhari-hari cuaca cerah disertai tiupan angin kencang, dapat berubah drastis menjadi mendung hingga seharian tanpa adanya angin.

“Perubahan cuaca drastis seperti itu telah berulang kali terjadi. Dan, pada kejadian perubahan cuaca ekstrem telah menyebabkan ikan-ikan di waduk mengalami kematian massal. Hal seperti itu yang membuat kami merasa was-was. Berdasarkan pengalaman setiap tahun, perubahan cuaca ekstrem memang menyebabkan kematian massal ikan di Waduk Darma. Biasanya terjadi antara bulan Mei sampai dengan Juni,” ujar Opik, warga Desa Jagara, Kecamatan Darma, Kuningan, yang juga salah satu petani ikan.

Opik dan beberapa petani ikan di Waduk Darma, dan juga Ketua Kelompok Pengawas Perairan Umum Daratan Kabupaten Kuningan, Umar Hidayat mengatakan bahwa harga jual borongan ikan mas dari Waduk Darma sekitar Rp 21.000-Rp 22.000 per 1 kg. Tetapi, harga itu masih terbilang rendah jika dibanding harga pada bulan Februari sampai Maret 2018 yang bertengger di kisaran Rp 26.000 hingga Rp 27.000 per kg.

Beberapa petani ikan menyebutkan bahwa pada akhir Maret 2018 hingga pertengahan April di tahun yang sama, harga ikan mas sempat menurun drastis hingga ke titik Rp 18.000/kg. “Tetapi, harga berangsur mengalami ,” tutur Opik.

Opik dan juga petani ikan lain memperkirakan harga jual ikan mas dan nila dari waduk akan terus merangkak naik hingga Lebaran. Bahkan, bisa bertahan di harga yang tinggi hingga bulan-bulan berikutnya.

Menurut pengalaman para petani ikan, pada hari-hari menjelang Ramadan, saat Hari Raya Idul Fitri dan setelahnya, tingkat pasar terhadap ikan tawar, terutama ikan mas mengalami peningkatan dibanding hari-hari biasa.

“Kami memperkirakan harga borongan ikan mas dan nila di Waduk Darma bisa mencapai harga Rp 24.000 hingga Rp 25.000 per kg. Mendekati Lebaran bisa lebih mahal lagi,” kata Umar Hidayat, petani pembudidaya ikan sekaligus Ketua Kelompok Pengawas Perairan Umum Daratan Kabupaten Kuningan.

Sementara itu, di wilayah Papua, harga ikan tawar masih terpantau normal. Misalnya di Pasar Youtefa. “Harga normalnya per kilo sekitar Rp 35.000, dan per tumpuk yang sudah diikat pakai tali sekitar Rp 40.000 hingga Rp 50.000 karena ikan yang ditumpuk cukup banyak jumlahnya.” ujar Helena Oagai, salah satu penjual ikan tawar di Pasar Youtefa.

Tetapi, harga jual ikan bisa melonjak saat musim kemarau dan masa sebelum panen. Sementara itu, harga jual ikan per tumpuk dan per kilogram bisa berbeda dikarenakan banyaknya ikan yang dikumpulkan oleh para pedagang. Ikan tawar yang dijual biasanya adalah ikan mujair, gabus, lele, dan ikan mas.

Loading...