Termasuk Camilan Favorit, Harga Kacang Telur 1 Kg Dijual Mulai Rp 35 Ribuan

Kacang Telur - Opit PetrokKacang Telur - Opit Petrok

di bidang kuliner saat ini memang sudah semakin variatif. Masyarakat pun seakan memiliki banyak cemilan yang bisa disantap ketika sedang bersantai, berkumpul bersama , atau bahkan sedang menonton film atau pertandingan sepak bola. Dari sekian banyak camilan yang ada, masyarakat Indonesia tentu setuju bahwa kacang adalah jajanan murah yang cocok untuk disantap dalam berbagai suasana.

kacang yang diolah menjadi cemilan pun ada bermacam-macam, mulai dari kacang mede, kacang tanah yang digoreng begitu saja, hingga kacang telur yang rasanya gurih dan lezat. Kacang telur sendiri merupakan cemilan yang terbuat dari bahan kacang tanah yang dilapisi dengan tepung di bagian luarnya, kemudian digoreng hingga kecokelatan. Tampilan kacang ini memang begitu menggugah selera karena menyerupai telur, oleh sebab itu disebut dengan nama kacang telur.

Beberapa penjual biasanya menyajikan kacang telur dalam berbagai varian , mulai dari pedas, manis, gurih, hingga varian bumbu lainnya yang tak kalah menggoda. kacang telur pun bervariasi. Sebagai contoh untuk kacang telur yang sudah terkenal seperti besutan Garuda dijual mulai Rp 7.100 untuk yang 100 gram. Sementara itu, untuk kacang telur per 1 kg di tahun 2018 ini dibanderol dengan harga mulai Rp 35 ribuan hingga Rp 75 ribuan per bungkus.

Selain cocok untuk dikonsumsi sendiri atau dijadikan usaha, rupanya mengonsumsi kacang kabarnya baik untuk kesehatan janin. Menurut studi terbaru dari Cornell University, konsumsi beberapa makanan putih telur, daging merah tanpa lemak, ikan, unggas, kacang polong, kacang-kacangan, dan sayuran silangan bisa meningkatkan kognitif pada bayi dalam kandungan.

Dalam penelitian tersebut diungkapkan bahwa otak prenatal dan kognitif pada bayi dalam kandungan akan berkembang apabila ibu hamil mengonsumsi sekitar 2 porsi kolin selama trimester ketiga setiap hari. “Pada model hewan yang menggunakan tikus, memberikan suplemen kehamilan sebagai tambahan dapat memberikan manfaat fungsi kognitif pada keturunan,” kata salah satu peneliti, Marie Caudill, seperti dilansir Thehealthsite.

Meski demikian, konsumsi makanan semacam kacang-kacangan apalagi olahan seperti kacang telur juga tidak boleh berlebihan. Ibu hamil tetap harus mengonsumsi makanan dengan jumlah gizi yang seimbang serta rutin berkonsultasi dengan dokter kandungan terkait makanan apa yang boleh dan tidak boleh untuk dikonsumsi.

Loading...