Terletak Di Ujung Timur Rusia, Berbagai Negara Melakukan Kunjungan Wisata Ke Vladivostok

vladivostok, timur, ujung, rusia, wisatawan, kapal, feri, moskwa, kunjungan, dan, promosi, wisata, ke, KBRI, Indonesia, Korea Utara, China, pelabuhan, pulau, Russky, sore, hari, internasionalVladivostok (lacourrierderussie.com)

Vladivostok, terletak di daerah paling timur . Vladivostok memang terbilang cukup jauh dari ibu negaranya, Moskwa. Tetapi, tersebut merupakan pusat administrasi Primorsky Krai, sekaligus menjadi ibu kotanya.

Jika ditarik garis lurus, jarak antara Vladivostok dari Moskwa tercatat sejauh kurang lebih 6.430 km. Berdasarkan jalur kereta api, panjangnya mencapai 9.288 km. Jumlah penduduk di Vladivostok sekitar 700 ribuan orang.

Walaupun termasuk jarang dikunjungi wisatawan, tetapi Vladivostok patut untuk dinikmati. Di sini, Anda bisa menikmati indahnya sore hari di Pelabuhan Sportivnaya. Anda juga bisa mengunjungi , seperti BAM, memorial Perang Dunia Kedua. Ada juga galeri foto dengan nama Primorsky. Bagi pecinta mobil, bisa mengunjungi -museum mobil kuno.

Vladivostok sempat menjadi tuan APEC (Asia Pasific Economic Cooperation), lalu berbagai kegiatan memilih lokasi tersebut. Dengan Pulau Russky sebagai tempat utama penyelenggara kegiatan, dan Far Eastern Federal University sebagai pengelola pulau. Tempat tersebut juga menjadi yang bisa langsung dikunjungi dari lokasi tibanya kereta Trans Siberia.

Berbicara mengenai Trans Siberian, itu merupakan jalur kereta yang konon terpanjang di dunia. Saat ini, Trans Siberian memiliki tiga jalur, dari Moskow ke Vladivostok, China, Beijing via Mongolia, dan Beijing via Manchuria.

Menjadi salah satu jalur yang dilalui Trans Siberian, Vladivostok juga dikenal sebagai pelabuhan terbesar Rusia di tepi Samudera Pasifik. Maka, tidak heran apabila kota tersebut menjadi tempat berlabuhnya kapal dari berbagai negara.

Seperti, beberapa waktu lalu satu unit kapal feri yang mengangkut wisatawan dari Korea Utara (Korut) merapat di Vladivostok, Rusia. Kapal tersebut diketahui melayani rute dari Pelabuhan Rajin menuju Vladivostok yang berada dekat dengan perbatasan Korut.

Di dalam kapal feri tersebut, ikut serta juga perwakilan dari agen perjalanan asal China dan Rusia. “Peluncuran rute tersebut diharapkan mampu berkontribusi terhadap perkembangan di dan bilateral kedua negara,” tutur Konsulat Jenderal Rusia di Chongjin, China, Yuriy Bochkarev.

Kapal feri Mangyongbong itu dijadwalkan berlayar dengan rute Rajin-Vladivostok selama empat kali dalam satu bulan. Kapal tersebut diklaim mampu mengangkut 200 orang penumpang dan kargo hingga seberat 1.500 ton.

“Operasi Mangyongbong sebagai kapal pengangkut turis internasional untuk rute Rajin-Vladivostok akan memberi kontribusi positif bagi pengembangan transportasi laut dan kerjasama ekonomi serta pariwisata antara kedua negara,” bunyi pemberitaan agen berita Korut, KCNA.

Indonesia juga tidak ketinggalan menjalin kerjasama dengan pihak Rusia. Hal itu dibuktikan dengan KBRI Moskwa yang terus aktif melakukan kunjungan dan promosi wisata ke Timur Jauh Rusia, dan ikut serta dalam Pacific International Tourism Expo (PITE) yang diselenggarakan Pemerintah Daerah Primorsky dan Kadin Primorsky di Vladivostok.

Partisipasi Indonesia dalam PITE yang diwakili oleh KBRI Moskwa dan diperkuat Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Kadin DKI Jakarta, Kabupaten Bondowoso, dan Kabupaten Sidoarjo yang menempati dua stan.

Indonesia merupakan satu-satunya peserta yang menampilkan pergelaran selama tiga hari pameran dengan penampilan penari profesional dari KBRI dan mahasiswa Indonesia di Vladivostok.

Loading...