Terkandung Di Dalam Air Keras, Harga Asam Sulfat 98 Dinilai Variatif

harga, asam, sulfat, 98, air, keras, soda, mengalir, zat, produk, kimia, laboratorium, di, toko, bahan, bebas, kulit, kuat, pekat, H2SO4, kandungan, persen, pertolongan, pertama, mineral, kg, per, pcsIlmuwan mencampur cairan kimia

Bahan atau agaknya diperlakukan secara khusus. Salah satu contohnya adalah sulfat. Zat tersebut merupakan (anorganik) yang kuat. Zat ini larut dalam air. Asam sulfat memiliki banyak kegunaan, dan merupakan salah satu produk utama kimia. Umumnya, asam sulfat 98% lebih stabil untuk disimpan dan merupakan bentuk asam sulfat paling umum.

Zat tersebut bisa ditemukan, contohnya di air keras. Air keras merupakan larutan asam yang cukup pekat. Jika bersentuhan langsung dengan kulit manusia, akan menimbulkan rasa nyeri hebat hingga luka bakar. Zat yang biasa terkandung dalam air keras yaitu sulfat pekat dengan kandungan mencapai 98 persen (H2SO4).

Dalam industri, asam sulfat itu digunakan untuk membuat pupuk buatan yang terdiri dari asam chloride, asam sitrat, dan lainnya. Di laboratorium, kandungan kimia itu dipakai sebagai pengering dan pereaksi.

Di , asam sulfat 98 dijual dalam yang bervariasi. Ada yang menjual dengan sekitar Rp 40 ribuan per 20 pcs. Ada pula yang menjual seharga Rp 4.500 per kg, namun pembelian minimal 35 kg.

Sementara itu, di situs indonesian.alibaba.com, ada banyak asam sulfat yang dijual. Harganya variatif, mulai dari USD 150 atau sekitar Rp 2,2 jutaan, hingga 400 USD (sekitar Rp 5 jutaan). Semuanya dijual dalam ukuran satuan ton/metric ton.

Apabila Anda bekerja dalam industri kimia atau di laboratorium, mungkin akan bersentuhan dengan asam sulfat. Bagaimana jika Anda tidak sengaja terkena asam sulfat 98? Apa langkah awal penanganan yang bisa dilakukan?

Tidak hanya berlaku bagi pekerja di laboratorium, mungkin karena asam sulfat bisa ditemukan di pasaran, ada beberapa pihak yang memanfaatkan untuk hal-hal yang tidak baik. Contohnya seperti kasus yang terjadi pada Novel Baswedan, Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Ahli Kimia Politeknik Sriwijaya (Polsri), Ahmad Zikir ST, MTI, pertolongan pertama yang bisa dilakukan jika terkena air keras adalah sesegera mungkin dicuci dengan air mengalir. “Hal itu bertujuan untuk cepat melepaskan air keras yang menempel pada kulit,” ujar Ahmad.

Selain itu, ada cara lain yang bisa dilakukan yaitu dengan menggunakan air soda. “Ada cara lain, yaitu dengan minuman bersoda. Cara ini merupakan yang paling efektif. Minuman bersoda akan membentuk dengan asam sulfat tadi, sehingga bahaya bisa cepat dihilangkan, barulah diusap perlahan-lahan, dan diberikan obat oles untuk luka bakar,” tutur Ahmad kembali.

Ia mengatakan, air keras memang dapat diperoleh atau dibeli secara bebas di beberapa toko bahan kimia. Tidak ada aturan khusus mengenai praktik jual-beli mengenai produk asam sulfat itu, sehingga membuat peredarannya tidak ada batasan.

Loading...