Terimbas Optimisme Pejabat The Fed, Rupiah Lesu di tengah Perdagangan

Stanley Fischer The FedPerforma Rupiah mulai mengendur pada hari ini (12/10). Sebagaimana dikutip , mata uang Garuda tipis 0,09% atau setara 12 poin hingga menembus level Rp 13.425 per AS pada pukul 12.00 WIB. Sebelumnya, Rupiah sudah dibuka lesu pagi tadi dengan sebesar 20 poin (0,15%) ke level Rp 13.432 per Dolar AS.

Ariston Tjendra selaku Kepala Riset Monex Investindo Futures menilai bahwa peluang naiknya suku bunga kembali meninggi setelah Wakil Ketua The Fed, Stanley Fischer, merilis pernyataannya. Kedua pejabat lainnya, yaitu Dennis Lockhart dan Charles Evans, menjadi dua orang yang paling dinanti pidatonya terkait kemungkinan kenaikan suku Bunga The Fed.

“Para pembuat kebijakan AS masih mungkin untuk menaikkan suku bunga pada tahun ini. Namun, itu dapat berubah jika yang masih melambat berdampak pada ekonomi AS,” terang Ariston.

Pelemahan Rupiah terjadi setelah Ia sempat melejit hingga 5,52% selama dua hari kemarin. Rupiah mengukir prestasi paling gemilang di Asia setelah dinyatakan sebanyak 8,43% atau Rp 1.234 per dolar dalam sepekan terakhir.

Sepanjang perdagangan di akhir pekan lalu, kurs Rupiah bergerak di kisaran level Rp 13.281/USD hingga Rp 13.774/USD. Rupiah memimpin penguatan di antara mata uang Asia yang kemudian disusul oleh yang juga terangkat sebanyak 2,56%.

Loading...