Terima Subsidi, Biaya Pasang Behel di Puskesmas Lebih Murah?

Behel Gigi - orangedentalhouse.comBehel Gigi - orangedentalhouse.com

Behel atau kawat gigi saat ini menjadi tren di Indonesia, terutama kaum remaja. Selain berfungsi untuk meratakan gigi, behel ini pun banyak digunakan sebagai ‘ kecantikan’. Nah, untuk memasang behel ini, Anda disarankan pergi ke gigi . Di samping itu, pasien juga bisa melakukan pemasangan behel di puskesmas yang telah memiliki dokter gigi, karena konon biayanya relatif jauh lebih murah.

pasang behel di puskesmas dikatakan bisa lebih murah sekitar 50 persen jika dibandingkan ke klinik gigi atau dokter spesialis gigi di rumah sakit, dengan rata-rata Rp5 jutaan. Angka ini memiliki selisih tidak jauh berbeda dengan pemasangan behel di tukang gigi yang menetapkan mulai Rp1,5 juta sampai Rp3 juta. Namun, untuk memasang behel di puskesmas, pasien juga harus melewati beberapa prosedur, termasuk pemeriksaan gigi.

Sayangnya, dokter gigi yang bertugas di puskesmas Indonesia masih relatif sedikit, terlebih lagi yang memiliki kompetensi untuk memasang kawat gigi. Menurut dokumen Profil Indonesia, pada tahun 2015, sekitar 46.97 persen puskesmas di Tanah Air tidak memiliki dokter gigi. Bahkan, di regional Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua, sekitar 75,31 persen puskesmas belum memiliki dokter gigi.

“Meski demikian, masyarakat tidak perlu takut ketika ingin berobat ke puskesmas, karena ada beragam masalah gigi yang dapat ditangani oleh ahli kesehatan di sana,” ujar drg. Eva Fauziah Sp., KGA. “Para dokter gigi memiliki standar pemeriksaan, sehingga ketika merasa masalahnya berat, mereka akan menganjurkan atau merujuk pasien ke klinik atau rumah sakit yang memiliki yang lebih lengkap.”

Sementara, untuk biaya atau tarif pemeriksaan gigi di puskesmas yang jauh lebih murah, hal ini dikarenakan pusat layanan kesehatan tersebut telah memperoleh subsidi dana dari . “Jadi, semakin besar nilai subsidi yang diterima puskesmas, maka semakin murah pula biaya untuk berobat ke puskesmas tersebut,” timpal drg. Zaura Anggraeni, MDS.

Loading...