Terima Pasien Kanker, Berapa Biaya Kemoterapi yang Ditanggung BPJS?

BPJS - www.cermati.com

masih menjadi yang ditakuti hampir sebagian besar penduduk di dunia. Selain bisa menyerang siapa saja, penyembuhan sakit juga membutuhkan waktu yang cukup lama. Dari sekian banyak untuk penyakit kanker, kemoterapi alias kemo hingga kini jadi paling populer di dunia.

Terapi satu ini menggunakan -obatan untuk mengobati kanker. Kemoterapi biasanya digunakan untuk membunuh sel-sel kanker yang sudah menyebar di seluruh tubuh. Tak hanya menjadi perawatan tunggal, kemoterapi juga biasanya dikombinasikan dengan teknik pengobatan lainnya seperti atau terapi radiasi.

Sayangnya efek samping dari kemoterapi memang cukup menimbulkan kekhawatiran bagi banyak orang. Sebab biasanya pasien yang menjalani kemoterapi akan merasakan sejumlah efek samping seperti merasa lelah dan lemah hingga rambut mulai mengalami kerontokan.

Tiap sesi kemo yang dibutuhkan pun cukup besar, biasanya berkisar mulai dari Rp 1 juta, Rp 10 juta hingga ada juga yang mencapai puluhan juta per sesi. Namun dengan adanya BPJS Kesehatan saat ini ternyata seluruh biaya perawatan peserta BPJS penderita kanker juga turut ditanggung.

“Tidak ada klasifikasi jenis kanker tertentu, semua biaya kemoterapinya sama, yang membedakan tingkat ringan, sedang, dan beratnya saja,” kata Kepala Departemen Komunikasi dan Humas BPJS, Irfan Humaidi. Tiap pasien kanker akan ditanggung oleh BPJS sekitar Rp 4 juta sampai Rp 15 jutaan.

Kemudian jenis kemoterapi juga menjadi pembeda biaya pasien kanker yang menjalankan rawat jalan untuk kemoterapi. BPJS umumnya menjamin biaya sekitar Rp 700 ribu hingga Rp 5 juta per kemoterapi. “Untuk paling murah, kemoterapi leukimia akut BPJS jamin seharga Rp 734.900. Sementara biaya tertinggi BPJS menjamin Rp 5.490.300 untuk kemoterapi kanker kulit,” jelas Irfan.

Loading...