Tergolong Obat Keras, Harga Cendo Xitrol Minidose Dibanderol Rp 33 Ribuan

Cendo Xitrol Minidose - www.tokopedia.comCendo Xitrol Minidose - www.tokopedia.com

Pertolongan pertama untuk mengatasi atau pada umumnya mengandalkan tetes . Misalnya saja untuk kasus infeksi dan peradangan biasanya beberapa orang menggunakan obat tetes seperti Cendo Xitrol 0,6 ml minidose. Obat keras ini dengan Rp 33.851 dan hanya bisa dibeli di apotik menggunakan .

Indikasi Cendo Xitrol 0,6 ml minidose adalah untuk inflamasi pada mata yang responsif terhadap steroid yang disertai infeksi atau inflamasi okuler pada palpebral dan bulbar konjungtiva, kornea. Dosis atau cara pemakaian Cendo Xitrol 0,6 ml minidose cukup mudah, yakni 1-2 tetes tiap jam pada siang hari dan tiap 2 jam pada malam hari.

Cendo Xitrol pun dinilai dapat mengobati keratitis atau peradangan pada kornea dalam taraf yang masih ringan. Keratitis sendiri adalah jaringan di bagian depan mata yang menutupi pupil dan iris. Keratitis dapat disertai infeksi yang diakibatkan oleh bakteri, virus, jamur, dan parasit. “Untuk keratitis yang disebabkan bakteri yang ringan, obat tetes mata antibakteri efektif mengobati infeksi. Jika infeksi sedang sampai berat, dapat disertai dengan minum antibiotik oral untuk menyingkirkan infeksi,” ujar dr. Dyan Mega Inderawati.

Meski dapat mengatasi iritasi mata dengan relatif cepat, rupanya obat mata tak boleh disimpan terlalu lama apabila sudah dibuka dari segelnya, meski tanggal kedaluwarsanya masih lama. “Obat mata tidak boleh lebih dari enam bulan jika sudah terbuka. Sekalipun tanggal kadaluarsa yang tercetak di botolnya masih lama,” ucap dr. Yulia Irawati, Sp.M (K) di Salemba, Jakarta Pusat, seperti dilansir Nova.id.

Lebih lanjut dr. Yulia menjelaskan bahwa tube ujung botol obat tetes mata yang telah terbuka sangat rentan terkontaminasi dengan udara yang mengandung kuman dan bakteri, sehingga dapat menyebabkan iritasi bertambah parah. “Obat mata sudah terkontaminasi udara. Makanya sekarang ada obat mata dengan botol yang kecil hanya bisa dipakai dua hari atau sehari. Memang lebih tapi lebih aman,” sambung dr. Yulia.

Loading...