Tergabung dalam Himbara, Berapa Biaya Administrasi BNI untuk Transfer Antar Bank?

BNI Office - mitashen.blogspot.co.idBNI Office - mitashen.blogspot.co.id

Indonesia (BNI) merupakan bank milik yang mempunyai nasabah cukup besar di Indonesia. Bank satu ini menyediakan berbagai atau simpanan, pinjaman, hingga dengan yang beragam. Dengan memiliki rekening di BNI, para nasabah bisa melakukan pembelian, pembayaran, maupun transfer ke sesama dan antar bank dengan administrasi terjangkau.

BNI menawarkan beragam layanan transaksi perbankan melalui mesin ATM, SMS Banking, Internet Banking, Phone Banking, hingga Mobile Banking. Biaya administrasi yang dikenakan apabila nasabah BNI melakukan transfer ke sesama BNI biasanya gratis, sedangkan transfer antar bank biayanya bervariasi. Sebagai contoh, untuk transfer ke bank lain seperti BCA dan sebagainya via ATM dikenai biaya Rp 6.500 yang dipotong langsung dari saldo sang pengirim, demikian pula lewat SMS Banking biaya administrasi transfer antar bank Rp 6.500.

Lain lagi jika nasabah melakukan transfer uang melalui layanan Internet Banking. Transfer online antar ATM kerjasama dikenai biaya Rp 6.500 per transaksi, RTGS Rp 25.000, dan kliring Rp 5.000 per transaksi. Khusus transfer antar bank yang termasuk dalam Himbara (Himpunan Bank Milik Negara), yakni Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), dan Bank Tabungan Negara (BTN) yang dilakukan melalui mesin ATM Link, maka biaya transfernya hanya Rp 4.000.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) saat ini tengah mempertimbangkan rencana diturunkannya biaya transfer antar bank nasional. Wacana tersebut kabarnya akan diterapkan dalam waktu dekat. “Belum dibahas lagi. Saya akan meminta ke Himbara untuk menghitung. Kami bicarakan dulu bersama,” ucap Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan, Kementerian BUMN, Gatot Trihargo bulan Desember 2017 lalu, seperti dilansir Tirto.

Mesin anjungan tunai mandiri (ATM) berlaber Links telah diluncurkan oleh 4 bank yang tergabung dalam Himbara sejak Februari 2017 lalu. Lewat ATM Link, para nasabah dari keempat bank tersebut mempunyai kemudahan dalam bertransaksi seperti tarik tunai gratis dan biaya transfer antar bank negara yang lebih murah.

Sayangnya sampai saat ini masih belum ditentukan berapa besar penurunan biaya transaksi yang ideal melalui ATM Link. “Saya juga sudah laporkan ke Bu Eny Panggabean [Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran BI], kalau kami butuh persiapan dulu, perlu menghitung dulu. Mungkin baru siap di tahun depan (2018),” tandasnya.

Loading...