Terbuat Dari Tanah Liat, Harga Genteng Wuwung Hias Mulai Dari Rp 30 Ribuan Per Buah

harga, genteng, wuwung, hias, tanah, liat, bahan, material, baja, atap, hias, hiasan, model, perajin, online, kotak, bulat, segitiga, penutup, rapi, celah, yogyakarta, di, sleman, godean, 2016, prosesAtap berhias variasi wuwung unik (instagram: @polesor)

Di Kota Yogyakarta, ada sebuah dusun bernama Kwangon yang terletak di Kecamatan Godean, Sleman. Dusun tersebut terkenal akan gentengnya. Pada tahun 2016, diadakan acara Ngayogjazz 2016. Acara tersebut menghadirkan alunan musik dengan ada enam panggung yang menjadi tempat tampil para musisi jazz.

Panggung tersebut diberi nama yang mulai dari Kodok, Kripik, Krepus, Wuwung, Garuda, dan Paris. Salah satu jenis genteng yang ada yaitu wuwung. Jenis tersebut berfungsi untuk menutup ujung pertemuan genteng satu dengan lainnya agar terlihat rapi dan juga menutup celah yang ada.

Bahan baku atau dari genteng wuwung adalah tanah liat yang sudah melalui proses dengan menggunakan mesin press, kemudian dijemur di bawah terik matahari, lalu dibakar dengan bara api sehingga genteng menjadi kuat dan kokoh.

Di pasaran, ada beberapa bentuk genteng wuwung, ada yang kotak, ada pula yang bulat. Namun, ada pula perajin yang membuat lain yang sudah diberi hiasan sedemikian rupa antara lain padi, badong, semar, pinggiran werkudara, kerpus, dan lainnya.

Untuk , tentu bervariasi. Misalnya genteng wuwung kotak, bulat, segitiga dengan ukuran panjang 33 cm dan lebar 20 cm dijual sekitar Rp 6.000 per buah. Kemudian, untuk genteng wuwung , harganya berbeda. Seperti model kerpus dijual seharga Rp 32.500, genteng wuwung wulu badong harganya sekitar Rp 40.000, model rajawali Rp 90.000, dan lainnya.

Jika Anda tertarik untuk memakai genteng wuwung di atas atap rumah, bisa mencari informasinya melalui pencarian online. Telah banyak perajin genteng yang menyediakan berbagai model genteng, bahkan ada perajin yang membebaskan Anda menentukan sendiri modelnya.

Tidak hanya genting dari tanah liat saja, ada pula genteng yang berbahan metal dan dipasang di rangka atap baja ringan. Untuk memasang genteng seperti itu, perlu adanya pelatihan supaya genteng bisa terpasang dengan baik, dan juga untuk alasan keamanan pekerja.

Seperti yang dilakukan oleh PT Tatalogam Lestari yang menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi bagi tenaga pemasang genteng metal dan rangka atap baja ringan. Hengky Prasetia, Retail Marketing Manager Tatalogam Lestari, mengatakan, “Pemakaian genteng metal dan rangka atap baja ringan untuk saat ini sudah sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia.”

Namun di sisi lain, belum ada lembaga atau badan yang menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi bagi tenaga pemasang genteng metal dan rangka atap baja ringan tersebut. “Berangkat dari pemikiran tersebut dan sebagai salah satu bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, TataLogam Lestari, yang merupakan produsen terbesar Genteng Metal dan Baja Ringan di Indonesia, bekerjasama dengan Balai Material dan Peralatan Direktorat Jenderal Bina Kementerian PUPR menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Pemasang Genteng Metal dan Baja Ringan di Indonesia,” ujar Hengky.

Loading...