Terapkan Sistem e-Ticketing, Tiket Busway Sekali Jalan Ditetapkan Berdasarkan Jam

tiket, busway, sekali, jalan, mode, transportasi, ok, otrip, kartu, one, man, ticket, outlet, isi, ulang, saldo, top, up, biaya, debit, jam, penumpang, transjakarta, pihak, tap, in, out, satu, infrastruktur, halte, di, elektronik, sistemBus Transjakarta mengantre di halte (sumber: Wikipedia)

Sejak tahun 2013, sistem tiket pada halte Transjakarta telah menggunakan elektronik (e-ticketing), sebagai pengganti uang tunai. tidak diterbitkan oleh operator koridor, melainkan menggunakan yang dikeluarkan oleh bank. Bank tersebut antara lain Bank Rakyat Indonesia (BRIZZI), Bank Central Asia (Flazz), Bank Negara Indonesia (Tapcash, Aku, dan Rail Card), Bank Mandiri (e-money, e-Toll Card, Indomaret Card, dan GazCard), Bank DKI (JakCard), serta Bank Mega MegaCash.

Awalnya, pelanggan hanya melakukan transaksi tiket dengan cara Tap In di Barrier Gate saat masuk ke dalam halte. Namun, per 17 Agustus 2016, pelanggan juga harus melakukan Tap Out saat keluar dari halte. Saldo uang elektronik hanya akan terpotong pada saat Tap In (masuk ke halte). Tidak ada perubahan terkait dengan pemberlakuan Tap Out.

Dengan melakukan Tap Out maka pelanggan sudah membantu Transjakarta mendapatkan data mengenai lokasi tujuan pelanggan. Data ini akan digunakan untuk memperbaiki rute dan pelayanan dengan lebih maksimal sesuai dengan dari pengguna setia Transjakarta.

Pembelian kartu dilayani di bank penyedia kartu prabayar dan loket pada seluruh halte Transjakarta. Sementara untuk pengisian saldo dapat dilakukan di ATM, bank-bank terkait, dan loket halte. Kartu (kecuali untuk Bank DKI (JakCard) dan Bank Mega MegaCash), dapat juga digunakan sebagai tiket commuter line.

Dengan menggunakan kartu, pengguna e-ticket tidak perlu mengantre di loket halte, cukup dengan tap-in di pintu masuk halte (barrier) lalu masuk ke dalam halte. Apabila saldo habis, maka saat tap-in pintu barrier tidak dapat diputar dan pengguna kartu dapat mengisi ulang di loket halte ataupun ATM dan merchant yang bekerja sama dengan bank tersebut.

Perlu diperhatikan bahwa semua pengguna Transjakarta yang akan keluar halte harus melakukan tap out sebelum keluar halte tujuan akhir. Pelanggan tidak perlu tap untuk transit, tap out hanya dilakukan pada halte tujuan akhir.

tiket busway sekali jalan, dibedakan berdasarkan jamnya. Menurut situs resminya, tiket pada jam 05.00-07.00 WIB adalah Rp 2 ribu, jam 07.00-24.00 WIB, harganya Rp 3.500, dan di jam 24.00-05.00 WIB, tiketnya Rp 3.500.

tiket, busway, sekali, jalan, mode, transportasi, ok, otrip, kartu, one, man, ticket, outlet, isi, ulang, saldo, top, up, biaya, debit, jam, penumpang, transjakarta, pihak, tap, in, out, satu, infrastruktur, halte, di, elektronik, sistem

Kartu Flazz sebagai alat pembayaran tiket Transjakarta (instagram: @ayub_prastiyo)

Sementara itu, PT Jakarta (Transjakarta) sempat menunda rencana pemberlakuan sistem satu tiket untuk satu orang atau ‘One Man, One Ticket’ mulai dari Koridor I hingga 12 busway. Hal ini dikarenakan menyusul banyaknya keluhan dari pengguna moda angkutan massal tersebut.

Selama ini satu kartu elektronik dapat digunakan lebih dari satu penumpang selama saldo masih mencukupi. Direktur Utama PT Transjakarta, Budi Kaliwono, mengatakan, penundaan rencana penerapan sistem tersebut dilakukan karena pihaknya masih menunggu kesiapan pelanggan.

“Kami menerima aspirasi dari pelanggan yang ternyata masih membutuhkan waktu untuk melaksanakan sistem one man one ticket. Akhirnya, kami memutuskan untuk menundanya,” kata Budi.

Menurutnya, pelanggan meminta kelonggaran waktu untuk pemberlakuan sistem one man one ticket, dari yang sebelumnya sudah dijadwalkan akan dimulai pada 11 Januari 2017. “Sebetulnya kami sudah menyiapkan perangkat untuk memberlakukan sistem ‘one man one ticket’. Ketersediaan seluruh fasilitas itu untuk menunjang kemudahan bagi pelanggan,” tambah Budi.

Ia mengatakan bahwa dari informasi tersebut, pihaknya dapat melakukan penyesuaian rute sekaligus memperbaiki infrastruktur Transjakarta. “Dengan demikian, ke depannya, kami dapat memberikan pelayanan yang jauh lebih baik, lebih maksimal untuk seluruh pelanggan Transjakarta,” kata Budi.

Adapun dalam sistem one man one ticket untuk setiap pelanggan Transjakarta, diwajibkan memiliki kartu elektronik (e-ticketing) untuk dapat menikmati fasilitas transportasi massal tersebut.

“Pemberlakuan sistem one man one ticket bertujuan untuk mendapatkan data perjalanan pelanggan dan menentukan pola perjalanan,” kata Budi Kaliwono. Dari informasi tersebut, selanjutnya akan dapat dilakukan penyesuaian rute. Selain itu, juga untuk infrastruktur Transjakarta agar pelayanan kepada pelanggan menjadi lebih maksimal.

“Jika penumpang tidak melakukan tap out, maka kartu penumpang tidak dapat melakukan tap kartu untuk perjalanan selanjutnya,” tambah Budi kembali. Hal ini berarti satu kartu yang digunakan untuk tap in, tidak bisa dilakukan tap in kembali bagi penumpang lainnya.

tiket, busway, sekali, jalan, mode, transportasi, ok, otrip, kartu, one, man, ticket, outlet, isi, ulang, saldo, top, up, biaya, debit, jam, penumpang, transjakarta, pihak, tap, in, out, satu, infrastruktur, halte, di, elektronik, sistem

Suasana penumpang bus Transjakarta (instagram: @myzizou12)

Bagi penumpang yang kehabisan saldo, bisa mengisi ulang tiket elektronik di halte Transjakarta dengan menggunakan uang tunai, dari transaksi top up itu, akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 2.000. Kebijakan ini sudah berlangsung sejak awal 2017.

“Biaya Rp 2.000 hanya diberlakukan bila pelanggan melakukan pengisian ulang dengan uang tunai,” ujar Humas PT Transjakarta, Wibowo.

Penumpang yang mengisi ulang secara non-tunai, seperti kartu debit, tidak dikenakan biaya tambahan apapun. Wibowo mengatakan, hal ini merupakan upaya PT Transjakarta untuk mendorong transaksi non-tunai di Jakarta.

PT Transjakarta pun meminimalkan transaksi tunai di halte-halte mereka. Wibowo juga mengatakan bahwa transaksi non-tunai dinilai lebih praktis, efisien, dan aman. ”Ini juga sesuai dengan program pemerintah yang meningkatkan melakukan transaksi non-tunai dibandingkan tunai,” ujar Wibowo.

Wibowo mengatakan bahwa dana yang terkumpul setiap pengisian ulang dengan uang tunai akan digunakan untuk kegiatan sosial yang diselenggarakan PT Transjakarta, misalnya site visit untuk anak-anak dan warga lansia.

Berkaitan dengan Transjakarta, mulai Januari 2018, diluncurkan program One Karcis One Trip (OK Otrip). Program ini mencoba untuk mengintegrasikan seluruh mode transportasi publik massal.

Melalui one man one ticket, satu tiket hanya diperuntukkan bagi satu orang atau tidak dapat digunakan secara bergantian dengan orang lain, baik hanya sekadar tap in maupun tap out. Hal itu seperti yang selama ini dijalankan PT Transjakarta.

“Seluruh pembayaran menggunakan sistem non-tunai berupa kartu OK Otrip yang bisa didapatkan di halte Transjakarta dan outlet-outlet yang bekerjasama dengan Transjakarta,” ujar Kadishub DKI Jakarta, Andri Yansah.

Dalam satu perjalanan, pemegang tiket OK Otrip akan dikenai biaya sebesar Rp 5.000. Namun, tiket ini hanya berlaku selama 3 jam sejak penumpang melakukan tap in pertama. Dengan membayar Rp 5.000, penumpang dapat berangkat ke lokasi tujuan menggunakan berbagai mode transportasi yang terdaftar di OK Otrip.

Loading...