Terapkan Kebijakan Subsidi Silang, Berapa Biaya Masuk di SD Elfitra Bandung?

Pembelajaran berbasis kurikulum nasional, sains, dan diniyah telah diterapkan oleh salah satu SD swasta yaitu SD Elfitra (Islamic Scientific School). Untuk mengetahui informasi lengkap seperti nominal biaya masuk di SD Elfitra Bandung, Anda diharuskan login ke situs resminya di elfitra.sch.idIlustrasi kegiatan belajar siswa sekolah dasar

Pembelajaran berbasis nasional, sains, dan diniyah telah diterapkan oleh salah satu SD swasta yaitu SD Elfitra (Islamic Scientific School). SD itu mengembangkan konsep pembelajaran berbasis scientific learning untuk melatih berpikir secara ilmiah. juga menerapkan proses pengembangan untuk memaksimalkan minat dan bakat dalam menemukan keterampilan dalam keseharian.

Berdasarkan situs resminya di elfitra.sch.id, telah dibuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) atau penerimaan siswa baru di tahun ajaran 2018/2019. Akan tetapi, untuk mengetahui informasi lengkap seperti nominal masuk di SD Elfitra Bandung, Anda diharuskan login. Anda bisa login dengan menyambungkan akun WordPress.com ke SD Elfitra. Atau, Anda juga bisa menghubungi pihak sekolah di nomor (022) 8783 1182 atau kirim email ke sdelfitra@gmail.com

Pada tahun 2017, SD Elfitra telah berhasil mendapatkan sertifikasi A dengan nilai 95, serta predikat unggul berdasarkan SK Penetapan Hasil Akreditasi BAP-S/M Nomor 02.00/330/SK/BAP-SM/XI/2017. Sertifikat akreditasi itu berlaku selama lima tahun sejak tanggal penetapan yaitu mulai 20 November 2017 sampai 20 November 2022.

“Alhamdulillah SD ElFitra mendapat akreditasi A, ini suatu kebanggaan buat kami,” ujar Kepala SD Elfitra Erly.

Kepala SD Elfitra mengatakan bahwa dengan sertifikat yang didapat diharapkan menjadi motivasi pihak sekolah agar terus lebih baik. Untuk lolos sertifikasi, setidaknya ada sekitar delapan standar yang menjadi penilaian, yaitu standar isi, proses, kompetensi lulusan, pendidik dan tenaga kependidikan, pengelolaan, , dan penilaian.

SD Elfitra termasuk salah satu SD swasta dikarenakan berada di bawah Yayasan Yatim Arrohman. Tidak hanya SD, yayasan itu juga menaungi jenjang lainnya yaitu SMP dan SMA Bina Insan Unggul (BIU). Keberadaan yayasan dinilai memberi harapan bagi para siswa yang ingin mengenyam layak tanpa harus terbebani biaya.

“Menyelenggarakan pendidikan bagi anak yatim dan kaum duafa merupakan cita-cita kami sejak sekolah berdiri. Jadi, ada tiga jenjang yang kita selenggarakan. Kita ingin menyelenggarakan pendidikan unggul yang bisa dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Pembina Yayasan Rumah Yatim Arrohman, Ahmad Jaeni.

Pendidikan yang diselenggarakan oleh yayasan awalnya memang membidik kalangan anak yatim dan kaum duafa. Tetapi, dalam perkembangannya, pihak yayasan menetapkan pendidikan yang diselenggarakan supaya bisa dinikmati oleh semua kalangan. Oleh karena itu, konsep subsidi silang akhirnya diterapkan di sekolah.

“Kebijakan subsidi silang menurut kami sangat mendidik, baik untuk kalangan mampu atau masyarakat bawah,” ujar Ahmad kembali.

Menurut Pembina Yayasan Rumah Yatim Arrohman itu, kebijakan subsidi silang tidak mengurangi niat awal yayasan dalam menyelenggarakan pendidikan bagi kalangan yatim dan duafa. Kelompok masyarakat seperti yatim dan duafa tetap bisa mendapatkan pendidikan tanpa bingung soal biaya.

“Bagi masyarakat yang benar-benar tidak mampu, tentu biaya yang harus dikeluarkan berbeda dengan kelompok masyarakat berada. Bahkan, setelah melalui penilaian, ada siswa yang tidak dibebani biaya pendidikan,” jelas Ahmad.

Loading...