Tenaga Mulai Pulih, Rupiah Menguat di Selasa Pagi

Rupiah - nusantara.newsRupiah - nusantara.news

Rupiah akhirnya mampu beranjak dari zona merah pada Selasa (22/6) pagi di tengah lonjakan kasus Covid-19. Menurut Index pukul 09.10 WIB, Garuda menguat 17,5 poin atau 0,12% ke level Rp14.410 per AS. Sebelumnya, spot harus ditutup melemah 52,5 poin atau 0,37% di posisi Rp14.427,5 per AS pada hari Senin (22/6) sore.

“Pelaku pasar masih terus mencermati perkembangan varian baru Covid-19 yang hingga saat ini telah berkontribusi lebih dari 20 persen dari kasus nasional,” tutur Direktur TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi, dikutip dari Bisnis. “Situasi yang memburuk di Jakarta akan mencoreng muka Indonesia secara keseluruhan sehingga pemerintah harus mengkaji ulang fokusnya terhadap pertumbuhan ekonomi atau menjaga dan keselamatan masyarakat.”

Jika penyebaran varian baru Covid-19 terus terjadi, mungkin jalan terakhir adalah melakukan lockdown secara total, meskipun keputusan tersebut kurang populer. Pasalnya, hal itu dapat menghambat laju ekonomi yang sebenarnya belum cukup kuat. “Lonjakan kasus corona yang mungkin direspons dengan pembatasan kegiatan masyarakat akan membuat ekonomi mati suri,” sambung Ibrahim.

Nyaris senada, Analis Monex Investindo Futures, Faisyal, seperti dilansir dari Kontan, mengatakan bahwa peluang rupiah untuk melanjutkan tren negatif terbuka lebar. Tidak hanya dari sentimen dalam negeri, sentimen eksternal juga turut menekan pergerakan rupiah hari ini. Dari dalam negeri, kekhawatiran soal lonjakan kasus harian Covid-19 dan kejelasan pengetatan pembatasan masih tetap akan membayangi rupiah.

“Sementara, dari sisi eksternal, pasar masih menantikan pidato dari Gubernur Federal Reserve New York, John Williams, yang sebelumnya sempat memberikan pernyataan yang cenderung hawkish terkait dengan kebijakan The Fed selanjutnya,” kata Faisyal. “Jika nanti pidatonya kembali bernada hawkish, tekanan bagi rupiah akan semakin kuat.”

Sedikit berbeda, analisis CNBC Indonesia lebih optimistis dalam memprediksi pergerakan rupiah pada hari ini. Mata uang Garuda diperkirakan akan bangkit ke zona hijau. Pasalnya, tanda-tanda apresiasi rupiah sudah terlihat di pasar Non-Deliverable Market (NDF). Apabila rupiah memang berhasil menguat hari ini, maka rantai depresiasi selama enam hari perdagangan beruntun akan terputus.

Loading...