Tenaga Kerja Murah, Indonesia Jadi Pasar Utama UKM Jepang

TOKYO – saat ini menguntit Vietnam sebagai yang paling menjanjikan untuk usaha kecil dan menengah (UKM) asal , demikian survei terbaru yang dilakukan oleh Jepang Finance Corp. Hal ini salah satunya disebabkan ketersediaan dengan upah rendah yang cukup berlimpah di Indonesia.

Di antara mereka yang bersedia melakukan di Indonesia, 73,2 persen beralasan bahwa pasar Tanah Air menjanjikan prospek yang cukup cerah, 7,5 poin dibandingkan tahun lalu. Selain itu, 43,9 persen respon juga menyebutkan ketersediaan tenaga kerja dengan upah rendah sebagai faktor utama, atau signifikan 21 poin.

Indonesia sendiri merupakan terbesar dalam organisasi ASEAN. Rata-rata usia di Indonesia yang mencapai populasi 250 juta jiwa berada di angka 29 tahun, yang cukup produktif untuk bekerja. Karena itu, Indonesia menjadi salah satu tujuan utama bagi pelaku yang saat ini beroperasi di Malaysia, Thailand, dan China.

Vietnam yang tetap menjadi negara tujuan favorit disebutkan 21,1 persen responden memiliki nilai investasi dalam jangka menengah, naik 2,3 poin dibandingkan tahun lalu. Sementara, Thailand pada tahun ini hanya dipandang 8,5 persen responden sebagai pasar yang menjanjikan, turun 2,5 poin dibandingkan tahun 2015 lalu.

Masalah paling umum yang dihadapi perusahaan yang beroperasi di Thailand adalah kesulitan dalam menemukan manajer dengan kapabilitas mumpuni, demikian dikutip oleh 44,1 persen responden. Ini kontras dengan negara-negara lain, ketika upah yang meningkat menjadi perhatian utama kalangan bisnis Jepang.

Survei yang dilakukan pada Juni hingga Agustus itu melibatkan 3.776 unit bisnis Jepang yang memberikan pinjaman kepada publik. Dari 649 perusahaan yang merespon, 82 persen di antaranya merupakan produsen serta pemasok logam dan part kendaraan. Lebih dari 40 persen beroperasi di China, dan sekitar 20 persen berada di Thailand.

Loading...