Tenaga Kerja Minim, Jepang Berikan 5 Tahun Tambahan untuk Trainee Asing

Tenaga Kerja di Jepang - shopback.co.idTenaga Kerja di Jepang - shopback.co.id

TOKYO – Dalam upaya untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja, pemerintah Jepang memperkenalkan status residensi baru untuk trainee asing mulai April 2019 mendatang. asing yang telah menyelesaikan magang teknis lima tahun, akan diizinkan untuk tinggal dan bekerja selama lima tahun lagi. Mereka juga dapat mengubah status untuk bekerja lebih lama dan mengundang dari negara asal mereka.

Seperti dilansir , saat ini, warga asing yang magang, harus meninggalkan Negeri Sakura setelah menyelesaikan program selama lima tahun. Nah, ketentuan baru tersebut bertujuan untuk memperpanjang massa tinggal mereka, guna membantu meringankan kekurangan tenaga kerja di negeri berjuluk Matahari Terbit tersebut.

Meski demikian, kebijakan Jepang pada prinsipnya tidak memberikan residensi permanen kepada pekerja yang tidak terampil. Sebaliknya, pemerintah berharap untuk memperluas cakupan dan lamanya program magang teknis, yang memungkinkan warga negara asing untuk bekerja di negara itu untuk memperoleh keterampilan di tempat kerja.

Langkah ini, yang memperluas cakupan program, menandakan perubahan kebijakan yang signifikan dengan memungkinkan karyawan magang tetap berada di dunia kerja selama lima tahun tambahan. Undang-undang yang mengatur kebijakan tersebut, melalui amendemen Undang-undang Pengendalian Imigrasi, akan diketok paling cepat April 2019.

Hingga akhir Oktober 2017, jumlah karyawan magang di Jepang berjumlah sekitar 250.000 orang. Pemerintah percaya, status baru akan menarik banyak minat magang dan meningkatkan jumlah pekerja asing, setidaknya beberapa puluh ribu orang. Industri yang kekurangan, seperti pertanian, medis (perawat), dan konstruksi, akan menjadi penerima utama dari kebijakan baru ini.

Untuk menjaga agar program berjalan sebagaimana mestinya, visa baru hanya akan diberikan kepada peserta pelatihan yang mengunjungi Jepang setelah kembali ke negara asal mereka untuk jangka waktu tertentu. Satu persyaratan untuk orang asing yang ingin mendapatkan tempat tinggal permanen di Jepang adalah harus tinggal di negara itu selama 10 tahun atau lebih.

Di samping itu, untuk lebih meningkatkan jumlah pekerja asing, pemerintah setempat juga berencana untuk menawarkan status residensi baru kepada mereka yang memiliki keterampilan yang sebanding dengan pekerja magang yang telah menyelesaikan pelatihan. Langkah baru ini diharapkan juga berlaku untuk orang asing yang telah menyelesaikan program lima tahun dan telah pulang ke rumah.

Jepang sendiri diperkirakan akan kekurangan sekitar 380.000 staf perawat pada tahun fiskal 2025, sementara populasi pertanian telah menyusut sekitar 40% selama satu dekade terakhir. Jumlah tenaga kerja Jepang sekitar 66 juta. Pemerintah bermaksud untuk meningkatkan jumlah pekerja asing, yang saat ini mencapai sekitar 2% dari angkatan kerja.

Loading...