Tembus Pasar ASEAN, Susu Real Good 60ml Dijual Sekitar Harga Rp 1.400

harga, susu, real, good, 60, ml, kemasan, produk, produsen, boyolali, ekspor, pasar, dalam, negeri, masyarakat, petani, ASEAN, kualitas, ukuran, bantal, pouch, di, alfamart, indomaret, tetra pack, rasa, coklat, cokelat, stroberiIklan susu Real Good dibintangi 7 Icons (Youtube: RR)

Di toko ritel seperti Indomaret atau Alfamart, Anda akan mudah menemukan satu ini, . itu dikenal dengan nama bantal karena kemasannya yang berbentuk seperti bantal, atau disebut juga dengan pouch.

Selain tersedia dalam berbagai rasa, susu Real Good juga tersedia berbagai ukuran. Jika Anda ingin menikmati susu kecil yang mudah dibawa bepergian, bisa memilih ukuran 60ml, harganya sekitar Rp 1.400. Rasa yang ditawarkan antara lain cokelat, stroberi, sweet cheese. Tersedia pula rasa baru yaitu anggur/blackcurrant dan jeruk segar.

Anda ingin mengonsumsi susu dalam ukuran yang lebih besar? Ukuran lainnya juga tersedia seperti ukuran 125ml seharga Rp 2.900-3.100, 150ml Rp 2.700, 160ml Rp 3.000. Untuk ukuran 125 ml, Anda akan mendapati kemasan yang bukan seperti pouch, tetapi seperti susu kemasan pada umumnya/tetra pack.

Tidak hanya berhasil di Indonesia saja, Real Good juga telah menembus pasar Asia Tenggara. Susu hasil produksi dari PT So Good Food Indonesia (So Good) yang berlokasi di daerah Boyolali itu mendapatkan kesempatan untuk diekspor ke negara Myanmar.

So Good merupakan pioner susu kemasan dalam kemasan tetrapack. Setelah belasan tahun dikenal di pasar Indonesia, kini susu itu diperkenalkan ke pasar ASEAN. “ akan dipenuhi dari pabrik di Boyolali. susu yang diekspor diproses dengan proses UHT (Ultra High Temperature) dan susu segarnya merupakan hasil sinergi dengan KUD setempat,” ujar Head of Manufacturing So Good Roy Heru Wibowo.

Roy menjelaskan bahwa produk susu tersebut dikemas dalam kemasan tetrapack yang dan modern. Kemasannya memungkinkan produk akan terjaga kualitasnya, sehingga bisa bertahan dalam suhu ruangan selama enam bulan.

“Ekspor ini merupakan tonggak awal PT So Good untuk menembus pasar mancanegara. Upaya ini juga merupakan bagian untuk mempromosikan produk Indonesia sehingga dapat dikenal di mancanegara,” imbuhnya.

Dikatakan oleh Roy, ekspor itu tidak hanya mendorong produk susu dalam negeri dikenal oleh negara lain, tetapi juga dapat juga untuk meningkatkan kesejahteraan sapi perah di Indonesia khususnya di Boyolali. Hal tersebut dikarenakan ekspor yang dilakukan So Good sepenuhnya didukung produksi susu petani di Boyolali dan sekitarnya.

Langkah ekspor itu didukung oleh Wakil Bupati Boyolali, M. Said Hidayat. “Ekspor ini langkah penting untuk mendorong pertumbuhan perekonomian di Boyolali. So Good menyerap sebagian besar susu dari KUD dan tenaga kerjanya 70 persen dari masyarakat sekitar,” ujar Said.

Dukungan juga datang dari Dirjen dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, I Ketut Diarmita. Menurutnya, keberhasilan So Good untuk masuk di pasar Myanmar merupakan salah satu bukti bahwa Indonesia diakui dari segi keamanan dan kualitas produk susu di pasar internasional.

Loading...