Tekstur Paling Empuk, Daging Has Dalam Dijual Mulai Rp 120 Ribuan per Kg

Daging Has Dalam - health.liputan6.comDaging Has Dalam - health.liputan6.com

has dalam alias tenderloin memang cukup disukai oleh , terutama bagi mereka penyuka olahan steak. Daging yang berada di antara bahu dan tulang panggul ini memiliki tekstur yang lunak karena memang jarang digunakan untuk beraktivitas. Meski teksturnya empuk, tenderloin memiliki kadar lemak yang lebih tinggi dibandingkan sirloin atau daging lulur luar.

Saat bulan puasa Ramadan seperti saat ini permintaan akan daging sapi has dalam biasanya cukup meningkat. Di daging sapi has dibanderol Rp 124.102 per kg, sedangkan di Kota Palembang, daging has dalam akhir Mei 2017 lalu berkisar di angka Rp 130.000 per kilogram, naik dari Rp 120.000 sejak 2 hari menjelang Ramadan.

“Dari agen sudah tinggi jadi terpaksa saya juga menaikkan harga. Ini lazim terjadi di saat Ramadan,” ujar Taufik, salah satu di Pasar Perumnas Palembang. lain di Pasar KM 5 bernama Ahmad juga mengalami hal serupa. “Bisa dikatakan masih stabil permintaan. Malah pada hari pertama Ramadan ada peningkatan sedikit,” tutur Ahmad.

Begitu halnya dengan harga daging has dalam di pasar tradisional di Purwokerto. Salah seorang pedagang di Pasar Manis Purwokerto bernama Tarsono mengatakan jika harga daging sapi satu (has dalam) Rp 130 ribu per kg, sedangkan harga daging sapi dua Rp 110 ribu per kg.

“Itu harga masih tetap belum ada kenaikan memasuki Ramadan tahun ini. Kenaikan harga daging sapi biasanya terjadi pada H-7 sebelum Lebaran,” ungkap Tarsono.

Tahun lalu harga daging sapi bisa mencapai Rp 150 ribu per kg. Tarsono menuturkan jika kenaikan harga daging sapi umumnya disebabkan karena harga sapi yang didapat dari peternak. Apabila harga sapi mahal, maka harga daging sapi yang dijual pun akan ikut mahal. “Kalau diprediksi, kenaikan harga daging sapi tidak jauh berbeda dengan tahun lalu,” ujarnya.

Loading...