Tayangkan Film-Film Terbaru, Harga Tiket CGV Blitz MOI Mulai Rp 40 Ribu

harga, tiket, cgv, blitz, moi, jadwal, mall, of, indonesia, satin, velvet, class, hari, ini, tahun, 2017, 2016, 2015, pt, graha, layar, bltz, pinjaman, keuangan, aset, liabilitas, pengelola, laba, bersih, bruto, tayangRuangan bioskop dalam keadaan kosong

CGV Blitz merupakan salah satu tempat di mana Anda bisa menonton favorit. CGV Blitz bisa Anda temukan di beberapa kota, salah satunya di Jakarta, tepatnya di Mall of atau MOI lantai 2. Selain di MOI, CGV Blitz juga bisa Anda temukan di Grand (GI), Pacific Place, Central Park, dan lainnya.

Di CGV Blitz MOI, jika Anda ingin mengetahui film terbaru yang tayang hari ini, bisa melihatnya di situs resmi mereka di cgv.id, Anda tinggal memilih letak cinema atau yang ingin Anda kunjungi, nanti akan terpampang judul film yang diputar dan jam tayangnya.

Untuk ruangan bioskop, dibedakan menjadi dua, yaitu velvet class dan satin class. di velvet class untuk hari Senin-Jumat yaitu Rp 160 ribu, hari Jumat harga tiketnya Rp 200 ribu, sedangkan pada waktu weekend/holiday, tiketnya Rp 250 ribu. Harga tersebut berlaku untuk dua orang.

Selain velvet class, CGV Blitz MOI juga memiliki satin class. Harganya lebih murah daripada velvet. Untuk hari Senin-Jumat, harga tiketnya Rp 70 ribu, hari Jumat Rp 80 ribu, dan pada weekend/holiday harga tiketnya Rp 90 ribu. Untuk tiket yang lebih murah, Anda bisa memilih menonton di Regular 2D. Harga tiketnya mulai dari Rp 40ribu. Jika Anda ingin menonton film di CGV MOI, bisa mengunjungi alamat Jl. Boulevard Barat Raya, , Jakarta.

PT Graha Prima Tbk (BLTZ), selaku pengelola bioskop CGV mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp 849,24 miliar pada tahun 2017. Kinerja perusahaan pengelola bioskop itu dianggap tumbuh sekitar 47,29 persen dibanding pendapatan bersih tahun 2016 yang senilai Rp 576,55 miliar.

Tetapi, seiring dengan peningkatan pendapatan, beban pokok pendapatan juga ikut meningkat sebesar 49,27 persen menjadi Rp 484,64 miliar dari sebelumnya hanya Rp 324,66 miliar.

Meskipun demikian, Graha Layar masih mampu membukukan laba bruto sebesar Rp 364,60 miliar. Hal itu kemudian menjadikan perusahaan bisa membukukan laba bersih di akhir tahun 2017 sebesar Rp 12,44 miliar. Sementara itu, di tahun 2016, BLTZ membukukan rugi bersih sebesar Rp 15,50 miliar.

Pada akhir tahun 2016, BLTZ mencatatkan aset sejumlah Rp 1,74 triliun. Nilai aset 2017 naik dibanding tahun 2016 sebesar Rp 1,29 triliun. Kenaikan aset disebabkan perusahaan membangun 16 bioskop yang dibuka sejak 2017.

Sedangkan, jumlah liabilitas tahun 2017 sebesar Rp 622,12 miliar naik dibandingkan posisi 2016 sebesar Rp 187,76 miliar. BLTZ juga mencatatkan nilai ekuitas sebesar Rp 1,12 triliun.

“Adanya kenaikan total liabilitas sebesar 231,34% disebabkan atas perolehan pinjaman dari tiga bank atau institusi keuangan yang diperoleh perseroan pada 2017,” kata Direktur BLTZ, Yeo Deoksu.

Loading...