Tarif Flat Rp 5.000, Pelanggan Telkomsel Bisa Telepon ke Luar Negeri Lewat SLI 007

Telepon ke Luar Negeri - www.digitaltrends.comTelepon ke Luar Negeri - www.digitaltrends.com

Group (Telkomsel) memiliki layanan Sambungan Langsung Internasional (SLI) yang memungkinkan para di Indonesia untuk melakukan panggilan ke dari tetap yang dapat diakses langsung oleh pelanggan, cukup dengan menekan kode akses tanpa bantuan operator. Adapun layanan nelpon SLI 007 saat ini berlaku tarif flat Rp 5.000. SLI 007 ini berlaku sejak 1 Mei 2019 sampai 31 Desember 2019.

Bagi para pelanggan yang ingin menikmati tarif flat Rp 5.000 diharuskan melakukan telepon antara pukul 22.00-06.59 dengan durasi telepon maksimum 20 menit dan 2 kali per panggilan. Layanan ini berlaku untuk panggilan telepon ke sejumlah seperti Amerika Serikat, Bangladesh, Brunei Darussalam, , Hong Kong, Jepang, Kanada, Korea Selatan, Malaysia, Singapura, Thailand, dan India.

Cara menggunakan layanan SLI 007 cukup mudah, pelanggan tinggal menekan 007 + kode negara + nomor yang dituju. Sedangkan untuk telepon ke nomor rumah/kantor (PSTN), caranya hampir sama. Pelanggan tinggal menekan angka 007 + kode negara + kode wilayah + nomor yang dituju. Apabila pelanggan melakukan panggilan di luar jam 22.00-06.59, maka pelanggan akan dikenai tarif normal sesuai zona tujuan negara.

Menurut General Manager ICT Telkomsel Regional Kalimantan Ardhiono Trilaksono, Telkom Group yakin dapat mengambil alih market share traffic international. Pasalnya, pihaknya telah meningkatkan kapasitas dan jangkauan internasional yang dimiliki serta meningkatkan kerja sama bilateral dengan mitra luar negeri secara selektif. “Kecepatan suaranya superior, karena Telkom memiliki Komunikasi Kabel Laut (SKKL). Sehingga sangat kompetitif dan waktu post dial delay yang singkat,” jelas Ardhiono.

Layanan voice internasional dari Telkom Indonesia disebut-sebut memiliki berbagai keunggulan lainnya seperti coverage jaringan terluas dari internasional ke seluruh Indonesia, destinasi yang luas ke banyak negara di lima benua, meliputi Asia, Amerika, Eropa, Afrika, dan Australia. Selain itu dapat mengakomodir kebutuhan pelanggan akan layanan TDM dan IP, efisiensi biaya dengan skema bisnis dan tarif lebih kompetitif, serta pelanggan pemanggil tidak perlu membayar/gratis dan membebankan biaya kepada penerima panggilan.

Loading...